Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ada Varian Covid-19 Baru, Ganjar Pranowo: Kalau Perlu Perketat Pintu Masuk Indonesia

RABU, 03 MARET 2021 | 18:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Waspada Covid-19 Varian Baru, Ganjar Minta Jajarannya Koordinasi Intens Dengan Pemerintah Pusat

RMOL. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta Dinas Kesehatan Jawa Tengah untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait virus Covid-19 varian baru, B.1.1.7.

Virus Covid-19 B.1.1.7 dikabarkan telah masuk ke Indonesia dan dikabarkan ada dua kasus baru ditemukan di Karawang, Jawa Barat.


"Tentu akan kami pantau, dari Dinkes juga saya minta pantau terus dan kita koordinasi terus dengan pusat agar kita bisa mencegah," kata Ganjar diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (3/3).

Ganjar menambahkan, dua orang yang terinfeksi Covid-19 B.1.1.7 tersebut harus dilakukan pelacakan jejak. Menurutnya tim riset dari Kementerian Kesehatan harus segera mencari sebenarnya varian baru itu seganas apa. Sehingga, tindakan antisipatif bisa segera dilakukan.

"Kalau harus dilakukan treatment khusus, maka kira-kira treatment yang bisa menangkal seperti apa. Kan kalau mendengarkan ini cepat menular dan mematikan, apakah benar seganas itu? Maka jangan sampai orang takut semuanya," tegasnya.

Ganjar juga mengusulkan pintu-pintu masuk ke Indonesia diperketat hari ini. Sebab jika memang sudah terdeteksi adanya varian baru yang masuk, maka hal itu harus dilakukan.

"Ya menurut saya baik juga kalau ada varian baru dan sudah mulai terdeteksi, maka kita mesti hati-hati. Kalau perlu pintu-pintu masuk ke Indonesia diperketat mulai hari ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya