Berita

Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP: Pemerintah Tak Pernah Konsultasi Soal Aturan Investasi Minol Ke DPR

RABU, 03 MARET 2021 | 16:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi PPP DPR RI mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mencabut lampiran III Perpres 10/2021 tentang penanaman modal yang membuka peluang investasi minuman beralkohol.

Sekretaris Fraksi PPP, Achmad Baidowi mengatakan, meskipun partainya adalah pendukung pemerintah. Tetapi, dalam kasus perpres itu PPP menyatakan keberatan dan mendukung aturan itu dicabut.

“Meskipun menjadi teman koalisi dari Pak Jokowi bukan berarti kami sepenuhnya mengiyakan begitu saja, karena teman yang baik itu bukan kawan yanh selalu setuju. Tetapi kawan yang baik itu yang mengingatkan, apabila ada yang keliru,” Baidowi dalam acara diskusi virtual PPP membahas dicabutnya peluang investasi minol dalam Perpres 10/2021, Rabu (3/3).


Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, bahwa Perpres 10/2021 merupakan turunan dari UU Cipta Kerja.

Dalam menyusun UU Cipta Kerja, dalam menyusun peraturan teknis itu harus dilakukan konsultasi ke DPR. Tetapi, pada kasus perpres miras itu DPR tidak menerima konsultasi dari pemerintah.

“Itu harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan membentuk UU yakni DPR. Lah, dalam hal ini kami juga belum mendapatkan konfirmasi tiba-tiba peraturannya sudah ada,” tegasnya.

Dia menyesalkan pemerintah tidak melibatkan parlemen dalam menetapkan sebuah aturan hingga berujung polemik di kalangan masyarakat.

“Tidak ada konfirmasi tiba-tiba sudah diundangkan, tapi alhamdulillah sudah dicabut,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya