Berita

Pedagang di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang/RMOLBanten

Nusantara

Takut Efek Samping, Pedagang Pasar Induk Rau Serang Tolak Vaksin Covid-19

SELASA, 02 MARET 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Para pedagang di Pasar Induk Rau (PIR), Kota Serang menolak untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Alasanya, mereka ketakutan terhadap efek samping yang bakal ditimbulkan dari vaksin tersebut.

"Takut, ngelihat di youtube ada korban. Jadi, saya takut. Ngga mau divaksin," kata Khusnul Ulum, salah satu Pedagang Pasar Rau kepada wartawan, Selasa (2/3).


Khusnul menuding pemerintah sama sekali belum memberikan sosialisasi kemananan serta manfaat vaksiansi kepada pedagang. Jadi, wajar jika pedagang pada ketakutan.

Apalagi beredar informasi diluar efek setelah divaksin ada yang sampai meninggal dunia.

"Ngga ada sosialisasi, himbauan tentang manfaat vaksin, kita belum tau juga (kemanan vaksin)," akunya.

Meski demikian, Khusnul mengakui, dirinya bisa saja berubah pikiran apabila pemerintah bisa meyakinkan para pedagang tentang vaksinasi Covid-19.

"Harus ada pemahaman dulu, saya juga ngga tau nanti vaksin mulainya dari mana," terangnya.

Sejauh ini, Khusnul memastikan para pedagang sudah menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker hingga mencegah kerumunan.

Dengan begitu, Khusnul memandang vaksinasi pedang sebaiknya dimatangkan dulu sehingga ke depan pedagang bisa menerima dengan baik.

"Kita sudah pakai masker, untuk vaksin lihat nanti aja gimana, kita masih takut," pungkasnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya