Berita

Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad/Ist

Politik

Selalu Kritisi Anies, PSI Lagi Ikhtiar Dongkrak Popularitas

SENIN, 01 MARET 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Serangan yang kerap dilancarkan para politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menghuni DPRD DKI Jakarta terhadap Gubernur DKI Anies Baswedan merupakan bagian dari sebuah ikhtiar untuk meningkatkan popularitas partai mereka.

Demikian penilaian Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad, kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (1/3).

"PSI lagi ikhtiar mengerek popularitasnya. Caranya, ya dengan menyerang Anies dari setiap penjuru," papar Syaiful.


Menurut Syaiful, tak ada satu pun kebijakan maupun tindakan Anies yang benar di mata PSI.

"Dengan menyerang Anies yang sudah terkenal dan elektabilitasnya lumayan tinggi, PSI berharap ikut ngetop juga," kata Syaiful.

Serangan terkini yang dilancarkan fraksi PSI DPRD DKI adalah menggulirkan penggunaan hak interpelasi terkait persoalan banjir di Jakarta.

Namun, upaya fraksi PSI ini tidak mendapatkan respons positif dari rekan-rekan sesama anggota dewan di DPRD DKI. Mayoritas fraksi menolak penggunaan hak interpelasi.

Fraksi yang tidak mendukung adalah Gerindra, PKS, PAN, Partai Nasdem, Partai Golkar, dan PKB-PPP.

Sesuai tata tertib DPRD DKI, pengajuan hak interpelasi minimal didukung 15 anggota Dewan dari fraksi yang berbeda.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya