Berita

Gubernur Sulawsi Selatan, Nurdin Abdullah/Net

Politik

Pengamat: OTT Nurdin Abdullah Warning Untuk PDIP Biar Enggak 'Batuk-batuk' Di 2024

MINGGU, 28 FEBRUARI 2021 | 23:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menimpa Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah seakan menjadi warning bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen, kabar penangkapan Nurdin Abdullah cukup mengejutkan mengingat karier politisi PDIP itu cukup mentereng.

"Gubernur bergelar profesor itu salah satu kepala daerah yang dibanggakan oleh PDI-P. Kariernya dimulai jadi bupati Bantaeng dua periode itu berhasil menduduki kepala daerah di tingkat provinsi," jelas Silaen kepada redaksi, Minggu (28/2).


Namun kini, kasus hukum yang menimpa Nurdin Abdullah menandakan perang terhadap perilaku rasuah harus benar-benar ditegakkan. Terlebih sebelumnya sudah beberapa kader banteng juga terlibat kasus rasuah.

Selain itu, kasus hukum yang kembali mendera kader PDIP ini harus disikapi dengan serius oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri bila ingin tetap perkasa di 2024 mendatang.

"Jika partai politik tak menjaga kesehatan mesin partainya, maka besar kemungkinan akan 'batuk-batuk' menghadapi kontestasi politik akbar 2024," ungkap Silaen.

"KPK RI akan menangkap siapa pun yang terindikasi terlibat langsung dalam praktik-praktik korupsi. Internal PDIP jangan tunggu lama, lakukan evaluasi internal, dan jangan larut dalam duka karena beberapa kader partainya dicokok KPK," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya