Berita

Tom Holland sebagai Spider-Man/Net

Hiburan

Spider-Man Dan Tom Holland Jadi Korban Salah Sasaran Netizen India

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktor pemeran tokoh pahlawan super ‘Spider-Man’, Tom Holland menjadi korban salah sasaran amukan pengguna media sodial Twitter asal India pada Jumat (26/2).

Kejadian itu bermula saat seorang sejarawan dengan akun Twitter @holland_tom men-tweet sebuah postingan yang berisi ejekan terhadap Perdana Menteri India Narendra Modi atas pergantian nama sebuah stadion kriket besar pada Rabu (24/2).

“Saya sangat mengagumi kesederhanaan yang ditunjukkan Modi dalam menamai stadion kriket terbesar di dunia dengan namanya sendiri,” kata tweet itu, seperti dikutip dari AFP, Jumat (26/2).


Postingan tersebut tak ayal memicu reaksi marah di India, di mana orang-orang salah mengira bahwa akun tersebut adalah milik Tom Holland - bintang Inggris berusia 24 tahun dari serial film Marvel ‘Spider-Man’ – dengan akun Twitternya @TomHolland1996.

Akibat kesalahpahaman tersebut, hashtag #BoycottSpiderMan mulai menjadi trending di negara berpenduduk 1,3 miliar itu.

“Ini masalah internal India. Kami akan mengajari Anda pelajaran seumur hidup. #Boycottspiderman,” cuit seorang netizen yang salah paham.

“Kamu konspirator, berkonspirasi melawan pemimpin global (Modi). Kamu tunggu saja, polisi Delhi akan datang untukmu,” kata yang lain.

Tagar #BoycottSpiderMan kemudian mendapat respon yang mengejutkan di mana pengguna Twitter akhirnya saling mengejek karena kata-kata kasar mereka yang salah arah.

Mengetahui kericuhan tersebutm sejarawan Holland kemudian meminta maaf. Ia men-tweet:  “Ya ampun - nampaknya justru sayalah yang telah menghancurkan prospek Spider-Man berikutnya di India.”

“Seharusnya saya ingat bahwa dengan kekuatan besar datanglah tanggung jawab besar,” katanya, menggemakan kutipan Spider-Man yang terkenal.

Stadion di Ahmedabad di negara bagian Gujarat telah diganti namanya pada Rabu dari Motera menjadi Narendra Modi.

Tempat berkapasitas 110.000 kursi itu adalah proyek hewan peliharaan Modi, saat dirinya masih menjabat sebagai menteri utama negara bagian sebelum menjadi perdana menteri India pada 2014.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya