Berita

Ketum Partai Demokrat Ahy saat di DPP/Net

Politik

Selain Pecat Kader Pengkhianat, AHY Disarankan Bersihkan Jaringan Moeldoko Di Demokrat

SABTU, 27 FEBRUARI 2021 | 04:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selain melakukan konsolidasi ulang, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono disarankan untuk mewaspadi gerakan eksternal.

Salah satunya adalah Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic), Ahmad Khoirul Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu dini hari, Sabtu (27/2).


"Tantangan bagi Demokrat dan AHY tidak berhenti disitu saja. Karena problem yang dihadapi PD ini bukan hanya masalah internal, tetapi juga adanya intervensi aktor eksternal, yakni Moeldoko," demikian kata Umam.

Lebih lanjut analisa Umam, AHY perlu melacak pihak-pihak baik di internal dan eksternal partai yang ingin mencaplok kekuasaan.

"Di atas semua itu, apa yang dilakukan Moeldoko jelas-jelas tidak etis dan merusak tradisi demokrasi," demikian kata Umam.

DPP Partai Demokrasi Jumat kemarin telah menghentikan 7 kader. Alasannya kader tersebut berkhianat karena diduga mendalangi kudeta terhadap kepemimpinan AHY.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya