Berita

Progres pembangunan Stadion Jakarta International Stadium (JIS)/Repro

Nusantara

Realisasi Stadion JIS Mencapai 48,41 Persen, Jakpro Kejar Target Akhir Tahun Kelar

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 18:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pembangunan Stadion sepak bola Jakarta International Stadium (JIS) terus mengalami kemajuan hingga minggu ke-77 hari ini.

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro yang menjadi operator pembangunan stadion ini, berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 14/2019, telah merealisasikan pembangunan hingga 48,41 persen.

Direktur Proyek Jakpro, Iwan Takwin menerangkan, capaian tersebut menunjukkan deviasi positif sebesar 0,13 persen dari rencana realisasi di minggu ke-77 sebesar 48,28 persen.


Karena capaian ini, Iwan menargetkan proyek stadion berstandar FIFA ini bisa rampung di akhir tahun 2021 ini.

"Kita doakan dan kawal bersama agar proyek strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat rampung sesuai
target yang diharapkan," ujar Iwan dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (26/2).

Sampai saat ini, lanjut Iwan, pihaknya telah menyelesaikan pengerjaan dua Lapangan Latih yang lokasinya berada di sebelah utara stadion utama.

Bahkan setelah diresmikan di akhir bulan Desember 2020 yang lalu, perawatan dua Lapangan Latih ini dilakukan secara optimal dan sangat hati-hati.

"Sebab, dua Lapangan Latih JIS menggunakan rumput hybrid berstandar internasional yang merupakan kombinasi dari rumput sintetis dan alami," terang Iwan.

"Rencananya, pada bulan Mei Lapangan Latih akan memasuki tahap evaluasi sehingga diharapkan pada pertengahan tahun 2021 dapat beroperasi dan digunakan," sambungnya.

Selain Lapangan Latih, Iwan memastikan stadion utama JIS juga akan menggunakan
rumput hybrid. Karena rumput jenis ini memiliki kelebihan, yaitu dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan.

"Bila dibandingkan hanya menggunakan rumput natural, yakni hanya 300 jam
pertandingan. Dengan memakai rumput hybrid, JIS dimungkinkan menghelat dua pertandingan dalam satu hari di pertandingan resmi berstandar FIFA," ucapnya.

Lebih lanjut, Corporate Communications Manager Jakpro, Melisa Sjach menambahkan keterangan terkait realisasi amanah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang meminta pembangunan JIS tetap memperhatikan
kepentingan warga sekitar.

Untuk itu, Jakpro mengajak warga sekitar, dalam konteks ini warga Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk berpartisipasi aktif dalam program pemukiman kembali atau Resettlement Action Plan (RAP).

"Sejak dilaksanakannya pencairan kompensasi di bulan Juli 2020 lalu hingga Februari 2021, terdapat lebih dari 590 Kepala Keluarga (KK) Kampung Bayam yang memperoleh kompensasi ganti untung," papar Melisa.

Angka itu, lanjut Melisa, berarti realisasi program telah berjalan mencapai 94,02 persen dari target jumlah KK yang terdata. Karena, warga yang telah menerima kompensasi merasa terpenuhi haknya dan juga diberikan kesempatan untuk mengosongkan area eksisting secara mandiri.

"Selain itu juga bisa melakukan pembongkaran mandiri dengan jangka waktu maksimal 30 hari sejak dana diterima. Hal ini tertuang dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh masing-masing KK penerima kompensasi," pungkas Melisa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya