Berita

Tangkapan layar saat warga menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Maumere/Repro

Politik

Sindir Kerumunan Jokowi, Gus Yasin: Petinggi Negara Kok Tidak Malu Melanggar Hukum Di Depan Rakyat

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 11:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kerumunan masyarakat yang terjadi dalam kunjungan Presiden Joko Widodo di Maumere, Nusa Tenggara Timur, merupakan sebuah tamparan bagi pemerintah.

Tamparan bakal lebih keras jika tidak ada tindakan hukum sebagai lanjutan dari insiden kerumunan di Maumere tersebut.

“Rakyat disuruh menjalani protokol kesehatan, tapi para pemimpin justru melanggar. Kerumunan Jokowi di Maumere seharusnya menyadarkan para petinggi negeri untuk introspeksi diri,” kata Wakil Ketua Umum Pergerakan Penganut Khitthah Nahdliyyah (PPKN), Tjetjep Muhammad Yasin, kepada Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (25/2).


Menurut Gus Yasin, sapaan akrabnya, adanya kerumunan Jokowi di Maumere seharusnya menjadi tolok ukur bagi aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan terkait pelanggaran protokol kesehatan.

“Katanya negara hukum, tapi kalau penegakan hukum suka-suka, ya sama saja. Kita dipertontonkan petinggi negara kok tidak malu melanggar hukum di depan rakyat,” sindir Gus Yasin.

Ditambahkannya, kejadian di Maumere sebenarnya Allah SWT membuka lebar-lebar sebuah fakta dengan mempermalukan rezim agar tidak tebang pilih.

“Habib Rizieq Shihab ditahan dan diadili karena tuduhan mengundang dan menyebabkan kerumuman massa dan melanggar protokol kesehatan, sedangkan Presiden Jokowi karena sedang berkuasa ya bebas sesuka hatinya. Inilah cara Allah memperingatkan para penguasa agar sadar,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya