Berita

Komjen Agus Andrianto didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono memberikan keterangan pers usai dilantik sebagai Kabareskrim/Ist

Presisi

Jadi Kabareskrim, Kapolri Perintahkan Komjen Agus Tuntaskan KM 50

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komjen Agus Andrianto menyampaikan bahwa dirinya mendapat atensi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan rekomendasi Komnas HAM terhadap kasus penyerangan anggota Polisi yang mengakibatkan tewasnya enam laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Karawang, Jawa Barat.

"Tadi beliau (Kapolri) sudah menekankan untuk segera dilakukan apa yang menjadi rekomendasi Komnas HAM untuk segera dilaksanakan," kata Agus usai dilantik di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2).

Agus meminta restu dan dukungan masyarakat agar bisa mewujudkan keinginan Kapolri yakni menciptakan penegakan hukum yang berkeadilan sebagaimana tugasnya saat ini sebagai Kabareskrim yang mengemban fungsi penegakan hukum di institusi Kepolisian.


"Mohon doa restu dan diberikan kekuatan untuk membantu bapak Kapolri dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan," tandas Agus.

Selain itu, sambung Agus, Kapolri juga menekankan kepadanya beberapa hal. Mulai dari pengawalan pemulihan ekonomi nasional, Satgas Pangan hingga menyelesaikan persoalan mafia tanah yang diminta oleh Presiden Joko Widodo dan Kapolri.

"Kemudian pengawasan terhadap subsidi pupuk yang begitu banyak tapi belum ada output sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden beberapa saat lalu,” tandas Agus.

Belum lama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik sejumlah Perwira Tinggi (Pati) Polri. Selain Kabareskrim, Jenderal Listyo Sigit secara resmi juga melantik Kabarhakam Polri Komjen Arief Sulistyanto, Kabaintelkam Irjen Paulus Waterpauw dan Kalemdiklat Komjen Rycko Amelza.

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram (STR) Kapolri bernomor ST/318/III/KEP./2021 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan tanggal 18 Februari 2021 atas nama Kapolri.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya