Berita

Perdana Menteri Chung Sye-kyun/Net

Dunia

Korsel Mulai Distribusikan Vaksin AstraZeneca, PM Chung Sye-kyun: Ini Langkah Pertama Menuju Normal

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 14:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Korea Selatan telah mendistribusikan dosis pertama vaksin virus corona buatan AstraZeneca. Vaksin dipindahkan dari fasilitas produksi SK Chemicals Co Ltd unit SK bioscience ke gudang di luar ibu kota Seoul sebagai persiapan untuk penggerak inokulasi minggu ini.

Dosis yang dikirimkan pada Rabu (24/2) dikatakan cukup untuk sekitar 750.000 orang.

“Kami memulai vaksinasi bersejarah pertama pada hari Jumat dengan vaksin diluncurkan hari ini,” Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan pada pertemuan pemerintah, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (24/2).


“Ini adalah langkah pertama yang akan membawa kita ke kondisi normal yang telah lama ditunggu-tunggu,” lanjutnya.

Menurut jadwal, petugas kesehatan  akan menerima batch pertama vaksin AstraZeneca PLC mulai Jumat (26/2), karena Korea Selatan berupaya melindungi 10 juta orang berisiko tinggi pada Juli, sebagai bagian dari usahanya mencapai herd immunity pada November.

“Pemerintah secara menyeluruh mempersiapkan seluruh proses peluncuran vaksin mulai dari pengiriman hingga transportasi, distribusi, vaksinasi dan manajemen reaksi merugikan sehingga masyarakat dapat menerima suntikan dengan percaya diri,” kata perdana menteri.

Penjabat walikota Seoul Seo Jung-hyup pada hari Rabu mengatakan rencana vaksinasi skala besar hanya akan mungkin dengan partisipasi publik yang luas.

“Untuk melaksanakan rencana vaksinasi kota Seoul sesuai jadwal, kepercayaan dan kerja sama warga mutlak diperlukan,” katanya dalam sebuah pengarahan.

Pekan lalu, jajak pendapat pemerintah menunjukkan hampir 94 persen dari 367 ribu petugas layanan kesehatan berusia 64 atau lebih muda dalam kelompok prioritas menyatakan kesiapannya untuk menggunakan vaksin AstraZeneca, meskipun ada kekhawatiran atas kemanjurannya pada orang tua.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya