Berita

Menteri Luar Negeri Dominic Raab/Net

Dunia

Inggris Menantang China Beri Akses Ke Xinjiang

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Isu tentang pelanggaran hak asai manusia di Xinjiang semakin diperdebatkan. Baru-baru ini Inggris menyatakan akan meminta akses tidak terbatas untuk melakukan penyelidikan langsung ke Xinjiang. Permintaan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Dominic Raab kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, atau ahli pencari fakta independen lainnya, harus -dan saya ulangi harus- memberikan akses tidak terbatas dan segera mengenai Xonjiang," katanya, dikutip dari Reuters, Senin (22/2).  

Di China, Raab akan menyelidiki laporan pelanggaran di Xinjiang, termasuk penyiksaan, kerja paksa, dan sterilisasi paksa terhadap wanita.


China telah banyak dikecam karena mendirikan pusat kamp 'kerja paksa' yang digambarkan Beijing sebagai 'pusat pelatihan' untuk membasmi ekstremisme dan memberi orang keterampilan baru.
Pengkritik China menyebut tempat itu sebagai kamp konsentrasi.

Sejak tahun lalu, September 2020, Pemerintahan Boris Johnson telah meminta China untuk mengizinkan akses PBB tanpa batas ke Xinjiang menyusul apa yang disebutnya ;keprihatinan besar tentang kebijakan China terhadap Muslim Uighur; di wilayah tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya