Berita

Menteri Dalam Negeri Libya, Fathi Bashagha/Net

Dunia

Diberondong Tembakan, Mendagri Libya Fathi Bashagha Selamat Dari Upaya Pembunuhan

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Dalam Negeri Libya, Fathi Bashagha dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan pada Minggu (21/2) waktu setempat.

Seorang pejabat di lingkaran dalam Bashagha mengatakan, upaya pembunuhan tersebut terjadi saat iring-iringan kendaraan menteri dan rombongan melintas di jalan raya dekat ibu kota Tripoli.

"Konvoi Fathi Bashagha ditembaki dari mobil lapis baja saat dia berada di jalan raya. Pengawalan polisi membalas tembakan. Dua dari penyerang ditangkap dan yang ketiga di rumah sakit," kata sumber itu, seraya menambahkan bahwa "menteri baik-baik saja," seperti dikutip dari AFP, Minggu (21/2).


Saat kejadian, Bashagha, seorang politisi kelas berat dalam politik Libya, tengah dalam perjalanan untuk kembali dari kunjungan rutin ke unit keamanan baru yang diawasi oleh departemennya, kata sumber yang sama.

Pria 58 tahun itu telah menjabat sebagai menteri dalam negeri di Pemerintahan Kesepakatan Nasional sejak 2018 dan telah mempertaruhkan reputasinya dalam memerangi korupsi.

Libya telah diwarnai oleh kekerasan sejak pemberontakan yang didukung NATO pada 2011 yang menggulingkan dan membunuh diktator Muammar Gaddafi.

Bashagha dipandang sebagai tokoh favorit untuk memimpin pemerintahan sementara baru di bawah upaya perdamaian yang dipimpin PBB menyusul gencatan senjata Oktober tahun lalu.

Namun, pos tersebut akhirnya jatuh ke tangan pengusaha Abdul Hamid Dbeibah, seorang insinyur berusia 61 tahun, yang menyerukan rekonstruksi, demokrasi, dan reunifikasi di Libya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya