Berita

Mantan Menkes Terawan Agus Putranto/Net

Jaya Suprana

Revolusi Vaksin Nusantara

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 08:34 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEMENTARA kantor berita Partai Komunis China, Xin Hua memberitakan keberhasilan pemerintah Republik Rakyat China membongkar jaringan mafia pemalsu vaksin di China maka berbagai media Indonesia menebar berita bahagia bahwa tim medis di bawah pimpinan mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dokter Terawan Agus Putranto telah sukses melewati tahap pertama uji khasiat Vaksin Nusantara.

Revolusi

Pada hakikatnya Vaksin Nusantara merupakan revolusi terhadap vaksin yang dikenal oleh masyarakat dunia sampai masa kini.


Jika vaksin pada lazimnya bersifat general dalam arti satu jenis vaksin berlaku untuk segenap insan manusia secara pukul-rata maka Vaksin Nusantara bersifat personal terpola dari insan ke insan yang pada hakikatnya saling beda metabolisme ragawi masing-masing.

Jika vaksin pada lazimnya bersifat sementara sehingga harus berulang kali diulang disuntikkan ke manusia yang ingin meningkatkan daya tahan terhadap penyakit maka Vaksin Nusantara cukup sekali disuntikan kepada manusia yang dirinya kebal terhadap angkara murka virus Corona.

Jika vaksin pada lazimnya menjadi rebutan untuk dimonopoli para industriwan raksasa farmasi maka Insya Allah, Vaksin Nusantara tidak akan dimonopoli oleh mafia-farmasi.

Dengan demikian, dapat diberikan kepada umat manusia. Pada siapa saja yang mau dan mampu memberikan suntikan Vaksin Nusantara kepada setiap insan manusia yang membutuhkan mau pun menginginkannya.

Pendek kata Vaksin Nusantara merupakan revolusi dahsyat terhadap vaksin.

Kemanusiaan

Dan yang paling membahagiakan serta membanggakan bagi bangsa, negara dan rakyat Indonesia adalah kenyataan bahwa Vaksin Nusantara merupakan mahakarsa dan mahakarya gagasan seorang putra terbaik Nusantara yaitu Dokter Terawan Agus Putranto yang sedang diperjuangkan oleh tim medis Universitas Diponegoro dan RS Dr. Karyadi di Semarang yang berada di dalam wilayah Republik Indonesia.

Insya Allah, Vaksin Nusantara akan membawa Indonesia menerima anugrah Nobel untuk Kemanusiaan.

Sebabnya, Vaksin Nusantara memang memiliki makna kemanusiaan adiluhur bagi bukan saja seluruh rakyat Indonesia namun juga seluruh umat manusia yang sedang dirundung rasa gelisah, cemas, panik bahkan putus asa dalam menghadapi angkara murka virus Corona yang masih mengganas menyakitkan bahkan membinasakan manusia di segenap pelosok planet bumi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya