Berita

Pangeran Harry dan Meghan Markle/Net

Dunia

Istana Buckingham: Pangeran Harry Resmi Lepaskan Gelar Kehormatan

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 07:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pangeran Harry dan Meghan Markle secara resmi menyatakan tidak akan kembali ke tugas kerajaaan. Keputusan itu sudah final, menyusul laporan Harry akan menyerahkan gelat militer kehormatannya.

Istana Buckingham mengumumkan hal itu dalam sebuah pernyataan pada Jumat (19/2) waktu setempat.

"Duke dan Duchess of Sussex telah mengkonfirmasi kepada Yang Mulia Ratu bahwa mereka tidak akan kembali sebagai anggota keluarga Kerajaan yang bekerja," kata pernyataan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Jumat (19/2).


“Ratu telah menulis konfirmasinya, bahwa ketika melepaskan tugas Kerajaan, itu berarti  tidak mungkin melanjutkan keterlibatan dengan kehidupan pelayanan publik," lanjut pernyataan itu.

Dengan keputusan tersebut, menurut pernyataan Istana, Harry tidak akan lagi mendapat perlindungan Kerajaan.

“Pengangkatan militer kehormatan dan perlindungan Kerajaan yang dipegang oleh Duke dan Duchess akan dikembalikan kepada Yang Mulia, sebelum didistribusikan kembali di antara anggota Keluarga Kerajaan yang bekerja," menurut pernyataan kerajaan.

Harry dan Markle, atau yang secara resmi deikenal dengan sebutan The Duke dan Duchess of Sussex, mengguncang kerajaan Inggris ketika mereka berhenti dari tugas kerajaan garis depan, tahun lalu.

Mereka kemudian memulai kehidupan baru di Amerika Serikat, dan sekarang keduanya tinggal di California.

Di bawah persyaratan awal keberangkatan mereka yang dibicarakan pada pertemuan darurat dengan ratu pada awal 2020, Harry telah setuju untuk meninjau kembali keputusan tersebut setahun kemudian.

Pangeran Harry, seorang mantan tentara, memegang beberapa gelar militer kehormatan, serta pengangkatan Persemakmuran dan beberapa perlindungan lainnya.

Istrinya, Meghan juga diberi beberapa peran kehormatan setelah dia menikahi Harry dalam upacara pernikahan mewah di Kastil Windsor pada Mei 2018.

Pasangan itu sekarang harus menyerahkan perlindungan kerajaan mereka, yang mencakup asosiasi formal dengan Royal Marines, RAF (Royal Air Force base) Honington, Royal Navy Small Ships and Diving, The Queen's Commonwealth Trust, The Rugby Football Union, The Rugby Football League, Teater Nasional Kerajaan dan Asosiasi Universitas Persemakmuran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya