Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran didampingi Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat (batik coklat) saat memberikan keterangan pers pengungkapan mafia tanah di Mapolda Metro Jaya/Net

Presisi

Polisi Ungkap Bagaimana Fredy Kusnadi Dan Sindikat Mafia Tanah Bekerja

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 20:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya bersama dengan Kementrian ATR/BPN berhasil menggulung sindikat mafia tanah dan properti. 15 orang tersangka dibekuk, termasuk di dalamnya Fredy Kusnadi, orang yang menggasak sertifikat tanah milik ibunda Dino Patti Djalal.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, Fredy Kusnadi ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mafia tanah. Sebabnya, dia terbukti terlibat dalam kasus mafia tanah Ibunda Dino Patti Djalal.

"Pagi tadi sudah dilakukan gelar perkara dan FK ditetapkan sebagai tersangka. Perannya di LP ketiga sudah terjadi pemindahan hak dari korban kepadanya, padahal korban tidak pernah menjual," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/2).


Tubagus membeberkan, cara kerja sindikat ini cukup rapih. Tidak ada surat-surat tanah yang dipalsukan alias semua asli dan tercatat di BPN, namun prosesnya saja yang dipalsukan.

Adapun proses yang dipalsukan, jelas Tubagus yakni seolah pemilik tanah menjual tanahnya, namun faktanya tidak. Bagaimana carannya, yakni dengan menciptakan figur.

Lebih jauh Tubagus menjelaskan, figur ini adalah orang lain yang diserupai sebagai pemilik atau keluarga pemilik maupun ahli waris dari pemilik tanah itu yang kemudian dibuat seolah melakukan transaksi sehingga terjadi proses pemindahan hak.

"Padahal si pemilik itu tidak pernah merasa membuat atau melakukan transaksi jual beli," beber Tubagus.

Dalam kasus ibunda Dino Patti Djalal, Fredy Kusnadi menyuruh seorang wanita bernama Aryani. Aryani merupakan pelaku yang berpura-pura sebagai Yurmisnarwati, selaku keponakan Ibu Dino Patti Djalal yang kemudian menyetujui jual beli.

"Saya punya tanah, saya tidak pernah menjual. (Lalu) ada org yang pura-pura sebagai Tubagus Ade membuat KTP palsu. Orang (Tubagus Ade palsu) ini melakukan transaksi, padahal tanah itu punya saya, tidak pernah saya transaksikan,  (Jadi) ada Tubagus yang lain, begitulah kira-kira," pungkasnya.

Dalam bekerja, sindikat ini memiliki peran berbeda. Ada yang bertindak sebagai aktor intelektual, berperan sebagai pihak yang menyiapkan sarana dan prasarana. Ada yang bertindak selaku figur dalam pengertian yang mengaku sebagai pemilik atas tanah dan bangunan. Dan ada yang berperan sebagai staff PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan ada yang bertindak sebagai figur pemilik sertifikat tanah. Semua sudah digulung oleh Polda Metro Jaya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya