Berita

Lembah Galwan/Net

Dunia

Pertama Kalinya China Rilis Lima Nama Prajurit Yang Tewas Selama Konflik Perbatasan Dengan Pasukan India

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 15:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Untuk pertama kalinya, China mengumumkan lima nama perwiranya yang tewas dalam tugas ketika menjaga perbatasan di Pegunungan Karakoram, perbatasan Ladakh.  

Komisi Militer Pusat Tiongkok mengatakan para perwira itu gugur karena membela kedaulatan nasional dan integritas teritorial dalam konfrontasi perbatasan dengan India, yang terjadi di sepanjang Lembah Galwan pada Juni 2020, menurut laporan PLA Daily pada Jumat (19/2), seperti dikutip dari Global Times.

Lima prajurit yang gugur tersebut kemudian di anugerahi penghargaan oleh Komisi Militer Pusat.


Qi Fabao, komandan resimen dari Komando Militer PLA Xinjiang, dianugerahi gelar 'Komandan resimen pahlawan untuk mempertahankan perbatasan'.

Chen Hongjun diberika penghargaan 'Pahlawan untuk mempertahankan perbatasan'.

Kemudian tiga orang lain nya diberikan penghargaan kelas satu, yaitu Chen Xiangrong, Xiao Siyuan, dan Wang Zhuoran.

Ini adalah pertama kalinya China mengakui adanya korban. Sementara India telah mengumumkan korban segera setelah insiden itu.

Sebanyak 20 tentara India tewas dalam pertempuran itu. Nama-nama personel Angkatan Darat India, yang terbunuh setelah dengan gagah berani melawan pasukan Tiongkok di Lembah Galwan di timur Ladakh pada 15 Juni, tertulis di Tugu Peringatan Perang Nasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya