Berita

Banner ucapan duka dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

Turut Berduka, LaNyalla: Prof. Farouk Pribadi Bersahaja Dan Berkontribusi Terhadap Pembangunan Daerah

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 14:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kabar duka datang bagi keluarga besar DPD RI. Lembaga perwakilan daerah itu kehilangan tokoh yang pernah memiliki kontribusi besar bagi kemajuan daerah di Indonesia.

Dia adalah Irjen Pol (Purn) Prof. Farouk Muhammad Saleh. Prof. Farouk tercatat sebagai anggota DPD RI periode 2014-2019 dari daerah pemilihan NTB. Dia pernah menjadi Wakil Ketua DPD RI selama dua tahun, tepatnya pada sejak 2014 hingga tahun 2017.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Irjen Pol (Purn) Prof. Dr. Farouk Muhammad Saleh. Semoga amal baiknya di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dalam keterangan resmi, Kamis (18/2).


Mantan Ketua Umum PSSI itu mengenal betul dengan mantan Rektor PTIK tersebut. Prof. Farouk, LaNyalla melanjutkan, adalah sosok pribadi bersahaja dan berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah, khususnya tempat dia berasal yakni NTB.

"Beliau adalah pribadi pekerja keras dan betul-betul memikirkan kemajuan bagi daerah. Semangat itu yang kami ingat dan kami wariskan, yakni bagaimana terus berjuang agar pembangunan di daerah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kenang alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Jenderal DPD RI, Rahman Hadi. Di matanya, Prof. Farouk merupakan sosok yang konsisten memperjuangkan kepentingan daerah dan masyarakat.

"Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Bapak Farouk Muhammad. Beliau adalah sosok yang konsisten dalam memperjuangkan kepentingan daerah, baik itu Provinsi NTB ataupun masyarakat Indonesia," kata Rahman.

Irjen Pol. (Purn) Prof. Farouk Muhammad Saleh diketahui pernah menjadi anggota DPD RI dari daerah pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat selama dua periode, yaitu pada 2009-2014 dan 2014-2019. Mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat itu pun sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI pada periode 2014-2017.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya