Berita

Tersangka pengedar narkoba saat dirilis pihak Kepolisian/Net

Presisi

Polisi Comot Pengedar Narkoba Yang Resahkan Warga Jakbar

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 16:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mencomot bandar narkoba berinisial IJS yang meresahkan warga di Jakarta Barat. Dari tanganya, polisi menyita beragam jenis narkoba.

"Kami mengamankan seorang pengedar bernama IJS di Jakarta Barat," Kata Kasubdit II Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Danang Setyo kepada wartawan, Rabu (17/2).

Penangkapan IJS berawal dari informasi warga Jakbar yang resah akan sepakterjang IJS yang menyasar siapapun jadi pembelinya. Dari sana, polisi lantas melakukan tindaklanjut.


Hasilnya, IJS pun dicokok di kawasan Tomang, Jakarta Barat pada 9 Februari 2021 lalu. Sejumlah barang bukti dari tangan IJS, diantaranya 856 gram Sabu.

Selain itu polisi juga menyita satu kotak kardus ponsel warna putih yang didalamnya terdapat tujuh buah plastik klip berisi serbuk warna putih narkotika jenis Moli dengan jumlah total berat brutto 83,37 gram.

Kemudian, satu kotak makan plastik warna hijau muda yang didalamnya terdapat satu buah plastik klip berisi pil diduga ekstasi berlogo LV berjumlah 26 butir, total berat brutto 10,15 gram. Atas perbuatannya itu, pelaku diancam Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 115 ayat (1) lebih subsider pasal 112 ayat (2) UU 35/2009 tentang Narkotika.
 
"Ada juga satu buah plastik klip yang didalamnya berisi ekstasi berbentuk Hati berjumlah 20 butir, total berat brutto 6,71 gram, satu buah plastik klip yang didalamnya berisi ekstasi berlogo R berjumlah 18 butir, total berat brutto 5,45 gram, 2 (dua) unit timbangan elektrik warna hitam dan silver, dua bundel plastik klip kosong siap pakai, satu) sendok makan stainless, seperangkat alat pakai shabu berupa botol bekas air mineral yang dibentuk bong, cangklong kaca, sedotan plastik, dan korek api gas dan satu unit HP merek Iphone warna hitam beserta simcard," kata dia.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya