Berita

Tangkapan layar unggahan tentang keluarga Suno di Medsos/Repro

Nusantara

Bantuan Keluarga Tunanetra Diduga Terblokir, Dinsos Probolinggo: Mungkin Kartunya Error

RABU, 17 FEBRUARI 2021 | 14:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kisah keluarga miskin yang terhambat aksesnya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah kembali muncul.

Kali ini menimpa Sono dan istrinya, yang kartu Keluarga Sejahtera (KKS) diduga terblokir.

Akibat kartu KKS miliknya terblokir, Sono dan istrinya yang sama-sama tunanetra tidak bisa menikmati bantuan.


Sono dan istrinya merupakan keluarga tunanetra yang tinggal di Dusun Manggisan, Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Kisah keluarga Pak Sono ini kemudian diunggah ke media sosial oleh akun Facebook, Sinartik MySuyit.

"Tolong pk dewan yang di kabupten maupun di provinsi ini nama pk Sono alamat dusun manggisan desa sumberduren kec krucil kab probolinggo kartux diblokir skrng gak dapat beras gak dapat apa, rumahx gak layak di huni orangx tuna nitra gak bisa kerja punya anak satu lagi, tolong ini diperhatikan," demikian tulisan yang diunggah akun tersebut.

Unggahan ini juga dibagikan oleh Grup Facebook warga "Info Lantas dan Kriminal Kota/Kab Probolinggo".

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo, Ofi Agustin mengatakan, pihaknya sudah mengetahui soal warga yang sempat viral itu.

"Kita sudah mengetahuinya, dan kita masih pengecekan. Khawatir, ketika kartunya digesek ini dalam keadaan ereor," terang dia, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Menurut Ofi, ketika dicek pertama pada 12 Februari, dana tidak tersedia atau kosong, bisa juga terkendala jaringan.

"Pas digesek itu down atau memang belum ter-top up. Setelah itu disimpulkan sendiri sama yang nulis di medsos, kalau bansos dicabut tanpa tracing (memberitahukan) ke kita," paparnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo, Timbul Prihanjoko menambahkan, pihaknya juga akan mengecek langsung ke lokasi serta akan memastikan mereka tetap mendapat bantuan.

"Kita atasi dan kita juga turun ke lokasi (rumahnya)," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya