Berita

Bupati Sampang, Slamet Junaidi/RMOLJatim

Nusantara

Mereformasi Birokrasi, Cerita Bupati Sampang Bersihkan Pungutan Pelayanan Dan Kembangkan Potensi Desanya

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 22:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Banyak Kepala Daerah yang berusaha melakukan reformasi birokrasi untuk mencapai target kerja politiknya memenuhi janji pada rakyat.

Salah satunya dilakukan oleh Bupati Sampang, Slamet Junaidi.

Saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJatim, ia mengatakan melakukan berbagai terobosan untuk memajukan wilayahnya. Selain itu, ia juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Cerita politisi Nasdem itu, selain mereformasi birokrasi, ia juga fokus membantu petani dan memaksimalkan potensi wisata yang ada di pedesaan.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, dia selalu berkomitmen menempatkan anak buahnya, sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya.

"Di awal itu bagaimana bisa mereformasi birokrasi karena satu daerah mesinnya di birokrasi. Karena itu pertama kita melakukan mutasi sesuai dengan kapasitasnya," kata pria yang akrab disapa Haji Idi itu saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJatim sesaat lalu, Selasa (16/2).

Sejak menjabat, pria yang juga berlatar belakang pengusaha itu selalu mengharamkan jual beli jabatan.

Bahkan, ditegaskan Haji Idi, untuk menduduki jabatan di eselon dua, dirinya mewajibkan seorang calon kepala OPD untuk menyiapkan lima inovasi program untuk menyejahterakan rakyat.

Hal itu dia berlakukan sebagai syarat mutkak dan tidak bisa ditawar.

"Alhamdulillah birokrasi kita sudah jalan. Bagi kita selalu mengajak lari dan yang gak mau, kita amputasi. Sama dengan ilmu kedokteran, birokrasi itu sama dengan organ satu kesatuan, jika ada salah satu organ yang sakit, diobati dulu, kalau tidak sembuh ya harus diamputasi," tambahnya.

Semua terobosan tersebut ternyata membuahkan hasil. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pun menjadi singkat.

Keberhasilan itu dia contohkan dalam proses pengurusan KTP. Setiap warga Sampang yang mengurusi administrasi kependudukan dasar seperti KTP hanya dilakukan beberapa jam saja.

Tak cukup di situ, Haji idi membersihkan praktik pengutan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah sudah selesai semua tetapi ada jabatan eselon dua yang masih Plt karena memang belum ada yang meyakinkan saya. Kalau dulu mengurus KTP bayar seratus ribu dan sekarang free, tidak ada cerita itu," jelasnya.

Selain melakukan reformasi birokrasi, mantan anggota DPR RI itu juga konsen untuk memberdayakan masyarakat pedesaan, lewat Bumdes.

Salah satu yang dilakukan adalah mengembangkan sektor pariwisata di pedesaan.

"Kita kumpulkan camat dan desa di daerah kami. Kita motivasi untuk mereka beruasaha. Karena desa harus mandiri secara keseluruhan," jelasnya.

Dia mengatakan, banyak potensi yang bisa dikembangkan di kabupaten Sampang. Dalam sektor perikanan, ada potensi budidaya udang vaname dan kepiting yang bisa dikembangkan oleh masyarakat.

Disamping itu, dalam sektor pertanian, kata Slamet Junaidi, wilayahnya punya produk unggulan melon love yang menjadi andalan di wilayahnya.

"Banyak ya. Ada budidaya kepiting, udang vaname dan kalau kita punya brand salah satunya melon love yang sudah masuk ke luar daerah seperti DKI Jakarta," tambahnya.

Slamet Djunaidi selalu memberikan bantuan bibit dan modal bagi masyarakat pedesaan. Sehingga, nasib petani pun bisa membaik dan meningkatkan PAD Sampang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya