Berita

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie/Net

Kesehatan

Mantan Ketua DPR Ini Sarankan Jokowi Ubah Sanksi Di Perpres 14/2021 Jadi Reward

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 03:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peraturan Presiden (Perpres) 14/2021 terkait perubahan atas Perpres 99/2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19 oatut ditinjau ulang.

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie mengaku memiliki pandangan lain. Demi efektivitas program vaksinasi, Marzuki Alie menyarankan agar paradigma sanksi untuk penolak vaksin dibalik.

"Bapak Presiden Jokowi saran saja, apa enggak sebaiknya Perpres 14/2021, dibalik dari sanksi menjadi reward," kata Marzuki Alie di akun Twitternya, Senin (15/2).


Alih-alih menerapkan denda kepada masyarakat yang menolak vaksin, pemberian hadiah kepada pihak-pihak yang masuk kategori vaksinasi dinilainya akan lebih efektif meningkatkan tingkat keikutsertaan program vaksinasi.

"Misalnya bagi yang sudah didaftar untuk divaksinasi, mereka masuk golongan penerima bansos, diberikan insentif berupa uang jalan dan uang makan. Saya yakin vaksinasi akan berhasil, jangan sanksi," demikian mantan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu.

Salah satu aturan dalam Perpres 14/2021 yakni seputar sanksi administratif maupun hukum pidana bagi orang yang menolak atau menghalangi pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Masyarakat yang menolak vaksin Covid-19 dapat disanksi berupa denda atau penghentian pemberian bantuan sosial. Hal tersebut ditegakkan pemerintah dalam upaya mewujudkan kekebalan komunal atau herd immunity dari Covid-19.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya