Berita

Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R. Sumedi/RMOLBanten

Nusantara

DPRD Desak Pemprov Banten Segera Bayarkan Dana Bagi Hasil Pajak

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 15:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R. Sumedi mendesak Pemprov Banten untuk segera membayarkan Dana Bagi Hasil Pajak (DBHP) ke delapan kabupaten/kota se-Banten.

"Saya pikir memang Pemprov ini memiliki kewajiban untuk menyelesaikan DBH kepada kabupaten/kota, karena ini memang sudah menjadi keharusan yang harus dilaksanakan Pemprov Banten," ujar Gembong dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Senin (15/2).

Ketua DPW PKS Banten itu menerangkan dalam suasana pandemi Covid-19 ini baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sedang membutuhkan anggaran sehingga persoalan DBH jangan sampai berkepanjangan serta menguntungkan sepihak.


"Nah, adapun permasalahan yang ada selama ini saya pikir harus duduk bersama selesaikan supaya jangan sampai berlarut-larut," katanya.

Jika pemprov memiliki i'tikad baik, jelas Gembong, permasalahan DBH pasti bisa diselesaikan dengan cepat. Dia berujar, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan apalagi kondisi keuangan Banten sebetulnya mampu untuk membayarkan BDH.

"Kan, kalau alasan dana yang tersimpan di Bank Banten seperti apa, tinggal memang kita cari solusi yang terbaik antara pemprov dan masing-masing Kabupaten/Kota. Saya pikiri dengan duduk bersama tidak ada masalah yang tidak bisa diseelsaikan," ungkap Gembong.

Gembong pun kembali mengingatkan Pemprov Banten untuk segera melakukan koordinasi agar bisa secepatnya menyelesaikan DBH supaya utang pemprov tidak menumpuk.

Terlebih, lanjut dia, kalau yang tahun 2020 saja belum selesai, sementara tahun ini ada juga kewajiban Pemprov memberikan dana bagi hasil ke kabupaten/kota semakin berat untuk diselesaikan.

"Jangan sampai menumpuk nanti berat kita untuk menyelesaikannnya, saya pikir segerakan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya