Berita

Bangunan SD Amansari 2 ambruk terkena hujan dan angin kencang pada Minggu sore kemarin/RMOLJabar

Nusantara

Diterjang Hujan Dan Angin Kencang, Atap Gedung SDN Amansari 2 Karawang Ambruk

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 12:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Atap bangunan ruang kelas SDN Amansari 2, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, ambruk setelah diguyur hujan deras. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas sekolah, ambruknya bangunan gedung SDN Amanasari 2 yang terjadi Minggu sore (14/2) sekitar pukul 16.00 WIB. Hal itu dibenarkan oleh Kepala sekolah SDN Amansari 2, Titin Sumiati.

"Kami juga sudah mendapatkan laporan terkait dengan ambruknya dua atap ruang kelas di SDN Amansari 2," ujar Titin Sumiati kepada Kantor Berita RMOLJabar, Senin (15/2).


"Ruangan bangunan tersebut sudah lama dikosongkan, sudah hampir setahun dikosongkan sebelum Covid-19, dan sebelumnya hanya satu ruangan yang parah," lanjutnya.

Menurut Titin, pihak sekolah sudah beberapa kali mengajukan perbaikan gedung ke Disdikpora Kabupaten Karawang. Bahkan, katanya, sudah disurvei oleh kepala dinas, pada saat kegiatan bimtek.

“Terakhir direhab pada 2012 dengan memiliki tujuh ruangan, bangunannya sudah tua," tuturnya.

Ambruknya ruang tersebut berdampak pada rusaknya dinding ruangan perpustakaan yang berada di samping ruang kelas, sehingga ruangan perpustakaan tidak lagi ditempati.

Hal hal senada disampaikan Ketua Badan Koordinator Pendidikan Tingkat Kecamatan Rengasdengklok, Rusta Anzag.

“Sebetulnya saya sudah malu beberapa kali mengusulkan perbaikan bangunan gedung tersebut,” ujarnya.

Menanggapi kejadian itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kabupaten Karawang, Asep mengatakan, rencana rehab bangunan SDN Amansari 2 sudah masuk dalam anggaran tahun ini.

Ia mengaku sedang berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan anggaran bisa digunakan secara optimal.

"Saya juga minta laporan dari Kepala Bakorwil Pendidikan Kecamatan kira-kira apa harus rehab biasa atau total," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya