Berita

Bantuan Polri untuk pembangunan Masjid Agung Nuu Waar/Net

Nusantara

Terima Bantuan Dari Polri, Pimpinan Ponpes Nuu Waar Komitmen Amalkan Nasionalisme Melalui Agama

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pondok Pesantren Nuu Waar Al Fatih Kaaffah Nusantara/AFKN Bekasi Jawa Barat menerima bantuan dari Jajaran Polri dalam rangka pembangunan Masjid Agung Nuu Waar.

Pemberian bantuan dalam bentuk material semen diserahkan oleh Kombes Pol Kasmen, mewakili Polri kepada Pengurus Pondok Pesantren Nuu Waar.

Pesantren Nuu Waar merupakan pondok dengan kebanyakan santri dari luar daerah terutama berasal dari Provinsi Papua.


"Ini adalah bentuk kepedulian kami dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia, semoga bantuan material semen untuk pembangunan Masjid Agung Nuu Waar yang berada di Ponpes Nuu Waar Bekasi ini bermanfaat untuk kita semua," ujar Kasmen dalam keterangannya, Senin (15/2).

Kasmen berharap, dengan batuan tersebut dalam membantu Ponpes Nuu Waar menjadi semakin berkembang menjadi salah satu laboratorium pendidikan Islam di Indonesia.

"Bantuan sosial dari kami juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah para santri yang di dominasi dari Provinsi Papua, ini merupakan bentuk cinta dan peduli kami terhadap santriwan/i yang sedang belajar di Ponpes Nuu Waar Bekasi," tuturnya.

Pimpinan Ponpes Nuu Waar AFKN, Fadlan Garamatan mengucapkan rasa terima kasihnya atas pemerian bantuan dari Polri.

Kata dia, Ponpes Nuu Waar bukan hanya tempat belajar santri. Tetapi, menjadi rumah untuk siapapun di Indonesia.

"Ponpes Nuu Waar bukan hanya rumah bagi santri dan masyarakat Papua, namun juga rumah bagi TNI/Polri dan masyarakat Indonesia," ucapnya.

Fadlan juga menegaskan, Ponpes Nuu Waar AFKN akan terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan mengamalkan nilai nasionalisme melalui agama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya