Berita

Ketua DPW PKS Jawa Tengah terpilih, Muh Haris/Net

Nusantara

Ketua DPW PKS Jateng Instruksikan Kader Penyintas Covid-19 Bersedia Donor Plasma Konvalesen

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPW PKS Jawa Tengah diinstruksikan DPP agar bersinergi antara kebijakan pusat bekerja sama antara pemerintah dengan masyarakat di daerah dengan adanya pandemi Covid-19 ini.

Salah satunya, kepada kader mempersiapkan diri untuk vaksin, jika masanya datang.

"Serta kader penyintas Covid-19, bersedia untuk donor plasma kovalesen. Ini bentuk ikhtiar kita bersama untuk mengendalikan covid-19 ini," kata Ketua DPW PKS Jawa Tengah terpilih, Muh Haris ditengah agenda Pelantikan DPW PKS Periode 2020-2025 di Grand Wahid Hotel Salatiga, Minggu (14/2).


Haris mengaku kesiapan PKS sebagai partai yang mendedikasikan dirinya sebagai partai yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia juga menekankan, PKS ingin senantiasa hadir dalam berbagai gerakan sosial dan pelayanan di masyarakat.

"Termasuk menekan angka sebaran kasus Covid-19 ini, khususnya di Jawa Tengah," ungkapnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Wakil Walikota Salatiga ini juga mengamanatkan, seluruh anggotanya untuk berjasama dengan masyarakat dan juga pihak terkait, menekan angka penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

"Kita masih melawan Covid-19, oleh karenanya kami menghimbau kepada seluruh anggota untuk berkomitmen mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini, menjaga protokol kesehatan. Aktifitas partai juga kami instruksikan dengan protokol kesehatan ketat," tandasnya.

Pelantikan langsung oleh Presiden PKS, Ahmad Syaikhu yang dilakukan secara virtual. Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Salatiga Yuliyanto dan Walikota Magelang terpilih M. Nur Azis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya