Berita

Bill Gates/Net

Dunia

Bill Gates: Perubahan Iklim Dan Bioterorisme Jadi Dua Ancaman Mematikan Umat Manusia

MINGGU, 14 FEBRUARI 2021 | 07:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ada dua ancaman paling mematikan bagi umat manusia setelah pandemi Covid-19, yaitu perubahan iklim dan bioterorisme.

Miliarder pendiri Microsoft, Bill Gates meyakini bahwa dua hal tersebut merupakan ancaman yang harus dihadapi manusia era modern saat ini.

"Setiap tahun (perubahan iklim) menelan korban jiwa lebih besar daripada yang kita alami selama pandemi ini," ujar Gates dalam sebuah wawancara di YouTube baru-baru ini, seperti dikutip The Guardian.


"Juga, terkait pandemi adalah sesuatu yang tidak sering dibicarakan banyak orang, yaitu bioterorisme, bahwa seseorang ingin menyebabkan kerusakan dengan merekayasa virus. Artinya, ada peluang terjadinya lebih dari sekadar wabah saat ini," tambah dia.

Terkait perubahan iklim, Gates telah membeberkan gagasannya untuk mencegah bencana iklim melalui bukunya bertajuk "How to Avoid a Climate Disaster: the Solutions We Have and Breakthroughs We Need" yang akan dirilis pada 16 Februari.

Gates mengatakan, dua perlu mengambil pendekatan lain, dengan melakukan segalanya tanpa karbon, mulai dari menghasilkan listrik, membuat barang, hingga transportasi.

Ia berpendapat, emisi karbon tidak akan mencapai nol dengan membuat orang lebih jarang terbang atau mengemudi. Alih-alih, menghasilkan cara lain untuk melakukan hal tersebut tanpa karbon.

"Saya juga berinvestasi dalam teknologi nol karbon. Beberapa hal, seperti listrik dan mobil, mendapat banyak perhatian, tetapi itu baru permulaan," ujarnya.

Gates mengungkap, mobil menyumbang setengah dari emisi transportasi, di mana emisi tersebut mencapai 16 persen di dunia. Sementara pembuatan baja dan semen menyumbang 10 persen dari seluruh emisi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya