Berita

Perbatasan India dan China/Net

Dunia

Setelah India Dan China Tarik Pasukan, Parlemen Akan Kunjungi Lembah Galwan Dan Pangong Di Ladakh Timur

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 16:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sehari setelah India dan China menyepakati penarikan pasukan masing-masing, komite tetap parlemen untuk pertahanan berencana mengunjungi Lembah Galwan dan Danau Pangong, yang terletak di wilayah perbatasan di timur Ladakh.

Komite akan meminta izin pemerintah sebelum mengunjungi daerah-daerah yang berlokasi strategis, yang telah menjadi saksi pertikaian antara dua pasukan selama berbulan-bulan.

Diperkirakan kunjungan akan dilakukan pada minggu terakhir Mei atau Juni, menurut laporan sumber yang dikutip dari The Hindu, Jumat (12/2).


Komite yang beranggotakan 30 orang itu dan diketuai oleh pemimpin senior BJP Rahul Gandhi, akan menunggu persetujuan pemrintah.

India dan China telah mencapai kesepakatan pada Kamis (11/2) setelah kebuntuan selama sembilan bulan. Kedua pasukan akan melakukan pelepasan di tepi utara dan selatan danau Pangong. Kedua pasukan akan menarik pasukannya secara bertahap,  terkoordinasi, dan terverifikasi.

Pada hari Kamis, Menteri Pertahanan Rajnath Singh membuat pernyataan rinci di Parlemen tentang pakta pelepasan kedua pasukan.

Pernyataan kementerian itu muncul beberapa jam setelah pemimpin Kongres Rahul Gandhi menuduh bahwa pemerintah telah 'menyerahkan' wilayah India ke China dan mengajukan pertanyaan tentang kesepakatan tentang proses pelepasan.

Kunjungan ke wilayah perbatasan oleh komite diduga untuk meninjau hal tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya