Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Aplikasi Kencan Online Booming Di Tengah Penguncian Pandemi

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 15:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Sementara pertemuan dilarang, kafe dan restoran ditutup, dan orang-orang diharapkan menjaga jarak, akan ke mana orang-orang mengisi hari-harinya selama pendemi yang kian panjang ini?

Mengutip kisah AFP, Rodrigo, pemuda Portugal berusia 18 tahun awalnya mencoba bersabar menghadapi penguncian yang panjang dengan melakukan hal-hal lain di rumahnya. Namun, begitu penguncian menjadi panjang dan semakin dipanjangkan lagi, bahkan nyaris permanen, dia merasa kebosanan telah menekannya.  

“Awalnya kita bilang krisis akan berlalu, kita hanya perlu sedikit kesabaran. Tapi ketika yang 'sementara' itu  menjadi panjang dan permanen, kita harus mencoba hal-hal baru,” ujarnya, mengakui akhirnya dia mencoba membuka-buka aplikasi yang membuatnya bisa berbaur dan berinteraksi.


Sekolah dilakukan online, dan pertemuan sangat dibatasi, membuat Rodrigo lebih banyak berada di rumah bersama orangtua.

"Saya merasa saya menghabiskan seluruh hidup saya dengan orangtua saya," katanya.

Ketika dia telah mencoba aplikasi online, ia menemukan banyak hal di sana yang membuat kebosanannya sedikit terobati. Rodrigo sekarang mengunjungi aplikasi kencan setiap hari. Lebih dari sekadar mengejar sensasi hubungan, mereka telah menjadi tempat untuk sekadar nongkrong.

Dia kini memiliki teman empat orang yang seusianya melalui aplikasi. Mereka bisa mengobrol setiap hari tentang apa saja, sebuah cara untuk 'menghilangkan stres dan frustrasi' selama penguncian pandemi.

Bukan hanya Rodrigo yang akhirnya tenggelam dalam aplikasi kencan. Banyak anak muda yang menghabiskan waktunya di luar jam pelajaran online untuk berdiskusi di aplikasi kencan.   

Aplikasi kencan ini tidak lagi hanya cara untuk terhubung tetapi juga interaksi sederhana pada saat virus corona menyebabkan jutaan orang merasa kesepian.

Match, grup yang menaungi beberapa aplikasi kencan terkemuka seperti Tinder, Hinge, dan Meetic, mengatakan bahwa ada lebih dari satu juta pengguna pada kuartal terakhir tahun 2020, naik sekitar 12 persen menjadi sekitar 11 juta di seluruh dunia.

Salah satu pengguna mengatakan, aplikasi itu membuatnya lebih bersemangat dari yang semula merasa kesal dan kesepian berada di rumah tanpa bisa bertemu siapa-siapa. .

"Ketika kami tidak bisa kuliah, lalu bar, restoran, dan bioskop semuanya tutup, kami menghabiskan sepanjang hari sendirian. Mengerikan," katanya.

Yang menarik, beberapa orang akhirnya menemukan pilihan hatinya selama bergabung dengan kencan online.  

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya