Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Masuk Papan Atas, Demokrat Harus Bisa Hilangkan Kesan Sebagai Partai Keluarga

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Survei Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) menempatkan partai Demokrat masuk ke dalam lima besar partai politik dengan tingkat keterpilihan tinggi.

Partai Demokrat berada di urutan ke empat dengan memperoleh 8,70 persen, di bawah PDIP, Golkar dan Nasdem.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran mengatakan, dukungan publik terhadap Demokrat meningkat karena konsolidasi internal yang efektif.


Selain itu, analisa Andi ada dua aspek penunjang melejitnya keterpilihan Demokrat.

Pertama restrukturisasi kepengurusan yang memberi ruang pada kader mudanya. Tidak hanya pengurus pusat tapi juga di lakukan hingga daerah.

"Restrukturisasi kepengurusan yang mulai memberikan tempat kepada ‘orang muda’ di tingkat pusat dan daerah," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/2).

Faktor kedua, kata Andi, adalah perbaikan citra partai berlambang mercy itu di mata publik.

Partai penguasa di periode Presiden Susilo Bambany Yudhoyono itu pernah terpapar kasus korupsi yang melibatkan kadernya.

Andi mengatakan, tantangan Demokrat kedepan harus mendesain partai menjadi partai kader dan keluar dari kungkungan sebagai partai keluarga.

"Untuk kembali masuk dan bertahan di papan atas parpol Indonesia yaitu mendesain partai menjadi partai kader yang demokratis dan keluar dari kesan sebagai partai  keluarga," demikian kata Andi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya