Berita

Jaya Suprana (ilustrasi)/Dok

Jaya Suprana

Sadar Makna Keterbatasan

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 09:54 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MANUSIA termasuk saya kerap dumeh alias takabur akibat merasa yakin bahwa kemampuan manusia tidak mengenal keterbatasan. Apapun pasti manusia bisa!

Sebagai slogan politis, optimisme semacam itu memang bisa dibenarkan. Namun secara kelirumologis, keyakinan semacam itu keliru. Manusia bukan apa-apa dibandingkan dengan alam semesta.

Corona


Memang alam semesta terkesan tak kenal batasan maksimal maupun minimal akibat di atas langit masih ada langit, dan di dalam jurang masih ada jurang, namun sayang otak manusia akibat memang tidak sempurna maka terpaksa memiliki batasan-batasan keterbatasannya.

Contoh termutakhir adalah pageblug virus Corona yang merajalela di segenap pelosok planet bumi pada tahun 2020 yang masih berlanjut bahkan maka meningkatkan angkara murka pada tahun 2021 di saat naskah ini ditulis.

Fakta membuktikan tidak ada insan manusia termasuk yang dianggap paling berkuasa seperti Xi, Trump, Putin, Merkel, Boris, Lee, Jokowi mampu secara sempurna menanggulangi angkara murka virus Covid-19 yang juga merasa berhak hadir di planet bumi ini.

Ojo Dumeh

Pada hakikatnya virus Corona mengingatkan umat manusia untuk senantiasa bahkan niscaya bersikap Ojo Dumeh agar jangan sampai terkebur merasa diri memiliki kemampuan tanpa batas sehingga berkemauan tanpa batas kepuasan alias kerakusan.

Virus Corona mengingatkan umat manusia untuk senantiasa bahkan niscaya bersikap dan berperilaku sak madyo sesuai dengan ajaran luhur tersirat dan tersurat di dalam Surat Al A'raaf 31: Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.

Virus Corona mengingatkan umat manusia untuk senantiasa berjuang menunaikan jihad al nafs demi menaklukkan hawa nafsu kerakusan yang sudah terbukti berjaya merusak alam sehingga memicu pemanasan suhu planet bumi sebagai gerbang menuju kiamat.

Hikmah

Sudah tiba saatnya umat manusia tersadar dari segenap keterkeburan merasa diri memiliki kekuasaan tanpa batas sehingga lupa daratan, lupa samudra dan lupa angkasa bahwa di atas kekuasaan manusia yang sebenarnya secara kodrati memiliki keterbatasan masih ada enerji atau zat atau unsur atau entah apa yang jauh lebih berkuasa ketimbang manusia.

InsyaAllah, akibat pagebluk Corona maka segenap umat manusia di planet bumi yang cuma dan satu-satunya di alam semesta tak kenal batasan maksimal dan minimal ini akan bertobat dari perangai angkara murka merusak alam serta menyengsarakan sesama manusia.

Semoga akibat malapetaka Corona, umat manusia berkenan memetik hikmah kearifan yaitu kesadaran untuk senantiasa bersikap ojo dumeh serta eling lan waspodo agar niscaya bersikap tidak mentang-mentang dalam menunaikan jihad al-nafs demi saling melakukan fastabiqul khoirot berlomba berbuat kebaikan terhadap alam dan sesama mahluk hidup serta sesama manusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya