Berita

presiden COPPAL, Alejandro Moreno/Net

Dunia

COPPPAL Surati Biden, Minta AS Hapus Kuba Dari Daftar Negara Sponsor Terorisme

SABTU, 13 FEBRUARI 2021 | 08:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konferensi Permanen Partai Politik Amerika Latin dan Karibia (COPPPAL) dilaporkan telah meminta Presiden AS Joe Biden, untuk menghapus Kuba dari daftar negara yang mensponsori terorisme.

Permintaan tersebut disampaikan dalam sebuah surat yang ditandatangani oleh presiden COPPAL, Alejandro Moreno, yang dikirimkan pada Kamis (11/2).

“Kami menganggap bahwa waktunya telah tiba untuk mengakhiri blokade terhadap Kuba dan, tentu saja, pencantumannya yang tidak berdasar dalam daftar 'negara yang mensponsori terorisme', yang melanggar hukum internasional,” kata surat itu, seperti dikutip dari PL, Jumat (12/2).


COPPPAL juga menunjukkan dalam suratnya kepada Biden bahwa, globalisasi baru hanya akan terlaksana jika kedua negara mau mempromosikan solidaritas dan kerja sama.

“Kami percaya bahwa tujuannya haruslah untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan: untuk mengakhiri kemiskinan, untuk memperluas kesempatan orang untuk memungkinkan mereka menjadi tuan atas kehidupan mereka sendiri, untuk melindungi planet, catatan teks, yang juga mendukung multilateral arsitektur planet sebagai cerminan komposisi dunia saat ini,” tulis surat itu.

Tindakan memasukkan Kuba ke dalam negara yang mensponsori terorisme adalah salah satu yang terakhir diambil oleh pemerintahan Donald Trump, yang selama mandatnya memperketat kebijakan agresif terhadap Kuba dengan lebih dari 240 tindakan, dalam upayanya untuk membuat pulau itu sesak napas.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya