Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken/Net

Dunia

Pencabutan Status Teroris Houti Masih Dalam Rancangan, Tapi Mengapa Dokumen Tiga Nama Sudah Tersebar?

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komitmen pemerintah AS untuk menganulir keputusan mantan Presiden Donald Trump terkait penunjukkan Houthi sebagai kelompok teroris, sepertinya menjadi kenyataan. Hal itu diketahui dari sebuah dokumen yang diperoleh media Saudi, Al-Arabiya pada Kamis (11/2).

Dalam dokumen tersebut tertulis bahwa Departemen Luar Negeri AS bermaksud untuk menghapus milisi Houthi dan tiga pemimpin seniornya dari daftar terorisme.

Tiga pemimpin Houthi yang disebut dalam dokumen tersebut adalah, Abdul-Malik al-Houthi, Abd al-Khaliq Badr al-Din al-Houthi, dan Abdullah Yahya al Hakim.


Ketiganya akan dicabut penunjukannya sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Khusus (SDGT), menurut pengumuman yang dikaitkan dengan Menteri Luar Negeri Antony Blinken itu.

"Dengan ini saya mencabut penunjukan orang-orang berikut sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Khusus, sesuai dengan bagian 1 (a) (ii) Perintah Eksekutif 13224: Ansarallah, Abdul Malik al-Houthi, Abd al-Khaliq Badr al-Din al-Houthi , Abdullah Yahya al Hakim, dan alias masing-masing. Keputusan ini akan dipublikasikan di Federal Register," kata dokumen itu, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Jumat (12/2).

Sumber yang mengetahui langkah tersebut mengatakan kepada media Arab, bahwa Blinken akan segera membuat pengumuman.

Minggu lalu, Blinken memberi tahu anggota Kongres tentang niatnya untuk menghapus Houthi yang didukung Iran dari daftar organisasi teroris AS. Tetapi tidak disebutkan tentang kepemimpinan Houthi pada saat itu.

Menurut sumber, pemimpin kelompok tidak dapat ditunjuk tanpa seluruh kelompok ditunjuk.

Namun sanksi dari Departemen Keuangan terhadap Abdul-Malik al-Houthi akan tetap berlaku, kata sumber tersebut.

Departemen Keuangan AS memberi sanksi kepada pemimpin Houthi pada tahun 2015 karena "menjadi pemimpin politik atau militer dari kelompok yang terlibat dalam tindakan yang secara langsung atau tidak langsung mengancam perdamaian, keamanan, atau stabilitas Yaman dan terlibat dalam tindakan tersebut, masing-masing."

Sebelumnya Kamis (11/2), Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan pencabutan Houthi masih belum dilakukan, dan masih dalam peninjauan Kongres.  

Ditanya tentang dokumen di Daftar Federal AS berjudul, 'Penunjukan sebagai Organisasi Teroris Asing; Pencabutan: Ansarallah (dan Alias ​​Lain),' Price mengatakan telah terjadi 'kesalahan administratif'.

Sebuah catatan editorial ditempatkan di situs Federal Register yang menyatakan, "Surat agensi yang meminta penarikan dokumen ini diterima setelah ditempatkan pada inspeksi publik."

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya