Berita

Presiden Belarusia Alexandr Lukashenko/Net

Dunia

Bertahan Dari Serangan Asing, Orang Terkuat Di Belarusia Akan Melawan Dan Lakukan Reformasi

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia akan mempertahankan kedaulatan negaranya dari segala gempuran yang datang. Selama berbulan-bulan, negara itu banyak mendapat serangan untuk menggulingkan pemerintahannya, termasuk dari pihak luar.

Presiden Alexandr Lukashenko dalam pidatonya pada pembukaan Majelis Rakyat Seluruh Belarusia pada Kamis (11/2) mengatakan bahwa Belarus telah memukul balik serangan yang dipimpin asing.

Menurutnya, ketegangan itu dibuat secara artifisial oleh kekuatan eksternal namun pihaknya mampu bertahan.


Beberapa negara Barat menolak untuk mengakui hasil pemilihan sementara Uni Eropa memberikan sanksi kepada Lukashenko dan sekutunya.
 
"Serangan kilat tidak berhasil, kami mempertahankan negara kami," kata Lukashenko, seperti dikutip dari France24.

Ia menggambarkan bahwa Belarusia dikepung dari berbagai arah oleh pihak luar yang ingin mencampuri urusan internal.

Lukashenko menggaungkan kekuatan kepada jajarannya yang setia, mengatakan bahwa mereka harus melawan dengan sekuatnya.
"Kami harus melawan dengan segala cara. Dan 2021, tahun ini, akan menentukan," ujarnya.

Pemimpin terlama di Eropa itu berjanji untuk melakukan reformasi, termasuk perubahan konstitusi, yang dipandang sebagai upaya untuk menenangkan lawan. Ia mengatakan akan mempertimbangkan dengan cermat masalah-masalah pembangunan sosial serta membenahi aturan dan hukum-hukum yang mendasar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya