Berita

Presiden Jokowi bersama Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Jokowi Satu-satunya Magnet Politik, Berisiko Kalau Gibran Diusung Di Pilgub DKI 2024

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 04:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wacana penolakan revisi Undang Undang Pemilu untuk memuluskan Gibran Rakabuming Raka meraih kursi Gubernur DKI dinilai terlalu berisiko.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengatakan, satu-satunya faktor politik yang diperhitungkan dari sosok Gibran adalah karena anak dari orang nomor satu di Indonesia.

Kata Adi, jika revisi UU Pemilu ditolak maka Pilkada akan dilaksanakan pada bulan november tahun 2024. Saat itu, Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden.  

"Saat Jokowi sudah tidak menjabat sebagai Presiden dan memaksakan putra sulungnya  maju di Pilgub DKI. Satu-satunya magnet Gibran begitu diperhitungkan bertanding di Jakarta karena ia anak presiden saat ini," demikian kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/2).

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Demokrat, Irwan Fecho mengatakan draf revisi UU Pemilu sejatinya kehendak seluruh fraksi di parlemen yang ditandai dengan masuknya RUU Pemilu dalam Prolegnas Prioritas 2020.

Irwan kemudian menyinggung isu merapatnya Walikota terpilih Solo, Gibran Rakabuming Raka untuk bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2024.

"Mungkinkah keputusan ini dilatari oleh kemungkinan Presiden Jokowi mempersiapkan keberangkatan Gibran dari Solo ke Jakarta? Karena dirasa terlalu cepat jika Gibran berangkat ke Jakarta tahun 2022," ujarnya.

Populer

Semprot Ferdinand, Andi Sinulingga: Sungguh Biadab Umpamakan Anies-RK Seperti PSK, Kenapa Polisi Diam?

Jumat, 11 Juni 2021 | 22:38

Rakyat Miskin Apes Kena PPN Sembako 12 Persen, Giliran Orang Kaya Malah Dapat PPnBM Mobil 0 Persen

Rabu, 09 Juni 2021 | 18:32

Profesor Rochmat Wahab: Kalau Megawati Dianggap Berhasil, Seharusnya Dulu Dia Menang Pilpres

Jumat, 11 Juni 2021 | 07:59

Rizal Ramli: Mas Yasonna Yang Bener Lah, Masak Pasal Penghinaan Presiden Untuk Jaga Peradaban?

Kamis, 10 Juni 2021 | 09:44

Rocky Gerung: Lawan Debat Saya Dasco, Kalau Yandri Enggak Ngerti

Rabu, 09 Juni 2021 | 21:11

Akademisi Berdarah-darah Raih Gelar Profesor, Prof Musni Umar: Kalau Mega Karena Politik

Kamis, 10 Juni 2021 | 22:15

Presiden Jokowi Sudah Tiba Di RSPAD Gatot Subroto Melayat Istri Yasonna

Kamis, 10 Juni 2021 | 20:01

UPDATE

Pemred Media Online Di Pematangsiantar Tewas Ditembak

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:52

Kaum Reformis Harus Sikapi Kehadiran Jokpro Karena Bertujuan Menggolkan Presiden 3 Periode

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:51

Satu Perwiranya Divonis Bersalah Atas Kasus Floyd, Seluruh Tim Pengendalian Massa Polisi Portland Mengundurkan Diri

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:33

Awal Juli Thailand Targetkan 10 Juta Dosis Vaksinasi Covid-19, Bangkok Dan Phuket Jadi Prioritas

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:25

Waketum Nasdem: Ketum Parpol Tidak Diizinkan Ikut Konvensi Atas Masukan Surya Paloh

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:20

Memperalat Covid-19

Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:10

Penangkalan Hoax Akan Efektif Saat Pengetahuan Literasi Digital Sudah Kuat

Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:52

Megawati Akan Nyapres Jika Kisruh Internal Tidak Selesai, Dan Dapat Sokongan Dari Jokowi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:37

Pemungutan Suara Pilpres Iran Sempat Diperpanjang Dua Jam, Capres Ebrahim Raeisi Diperkirakan Dapat 50 Persen Dukungan

Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:30

Pakar: Peresmian Seknas Jokowi-Prabowo Hak Berekspresi, Tapi Ironi Karena Masih Pandemi

Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:18

Selengkapnya