Berita

Ilustrasi turis mancanegara/Net

Nusantara

Tergolong Royal, Wisatawan Rusia Menjanjikan Untuk Naikkan Devisa Negara

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wisatawan Rusia dinilai sangat menjanjikan untuk menaikkan perekonomian Indonesia dari sektor pariwisata. Pasalnya, turis Rusia termasuk yang cukup royal dalam mengeluarkan uang selama liburan.

“Saya diberi tahu oleh direktur BI Bali tertinggi dari spending, lamanya (tinggal di Bali) selama dua minggu justru banyak yang dari Siberia,” ucap Duta Besar Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi dalam acara virtual LP3ES, Kamis (11/2).

Dalam catatan Dubes Wahid turis asal Rusia rata-rata mengeluarkan uang sebesar 2 ribu dolar AS (sekitar Rp 27,9 juta) per orang selama liburan di Indonesia.


Selain itu, Wahid juga mengatakan ada banyak perusahaan besar Rusia yang memilih berkantor di Bali selama negara mereka dilanda cuaca yang cukup ekstrem, terutama di Siberia.

“Kalau musim dingin itu di sana minus 50, bahkan ada beberapa kantor yang berkantor satu bulan di Bali,” paparnya.

Sehingga, lanjut Wahid, wisatawan Rusia cukup menjanjikan untuk mendongkrak ekonomi nasional dari sektor pariwisata.

“Jadi, dari segi angka-angka kita lihat cukup menjanjikan. Dari waktu saya datang sekitar 1.000 orang wisman, waktu saya ke Bali itu sudah 2019, pada angka 16 ribu. Selama tiga kali kita adakan festival Indonesia di Rusia empat kali itu naik 100 persen, itu pun dengan catatan tidak ada direct flight,” jelas Wahid.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya