Berita

Cuitan Joe Biden usai menelepon Xi JInping/Repro

Dunia

Biden Telepon Xi Jinping, Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek Sambil Singgung Pelanggaran HAM Dan Persoalan Taiwan

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Joe Biden melakukan panggilan telepon kepada mitranya di China, Xi Jinping setelah kunjungannya ke Pentagon dalam upaya membantuk 'satuan tugas' untuk meninjau strategi keamanan nasional AS di China, Rabu (10/2).

Itu adalah panggilan pertamanya kepada XI sejak ia menjabat sebagai presiden. Secara terus terang Biden menyampaikan kekhawatirannya atas tindakan keras Beijing terhadap aktivis demokrasi di Hong Kong serta masalah hak asasi manusia lainnya, dan mendesak Xi untuk menyelesaikan hal itu sebaik mungkin.

Beberapa poin disampaikan Biden kepada Xi, termasuk 'praktik ekonomi yang memaksa dan tidak adil' di Beijing, masalah Uighur, dan tindakannya terhadap Taiwan.


Dalam pernyataannya, Gedung Putih mengatakan Biden telah memperjelas kekhawatiran AS tentang tindakan Beijing yang semakin keras' dengan Taiwan. Beijing mengklaim kedaulatan penuh atas Taiwan, bahkan ketika kedua belah pihak telah diperintah secara terpisah selama lebih dari tujuh dekade.

Biden pun mengemukakan, prioritas AS  saat ini adalah untuk melestarikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Masalah lainnya yang dibahas adalah penanganan Covid-19 yang efektif dan dan tentang tantangan bersama mengenai perubahan iklim dan mencegah proliferasi senjata, ini adalah rujukan pada keinginan AS untuk bekerja sama dengan Beijing dalam membujuk Korea Utara untuk menyerahkan senjata nuklirnya, menurut Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/2).

Sementara CCTV melaporkan, bahwa panggilan itu diawali dengan  Xi dan Biden yang bertukar salam pada kesempatan Tahun Baru China atau Imlek.

"Kedua pemimpin melakukan pertukaran pandangan mendalam tentang hubungan bilateral dan masalah internasional dan regional," tulis pernyataan Gedung Putih.

Usai pertemuan, Biden men-tweet: “Saya berbicara dengan Presiden Xi, menyampaikan harapan baik untuk rakyat China di Tahun Baru Imlek."

"Saya juga berbagi keprihatinan tentang praktik ekonomi Beijing, pelanggaran hak asasi manusia, dan pemaksaan Taiwan. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan bekerja dengan China jika hal itu menguntungkan rakyat Amerika," tulis Biden.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya