Berita

Jeffrey Zients, koordinator Covid-19 Gedung Putih/Net

Dunia

Kejar Target, Pemerintah AS Gandeng Negara Bagian Bangun Pusat Inokulasi Massal

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Demi menjamin lancarnya proses kampanye inokulasi massal, pemerintah AS akan bermitra dengan negara bagian Texas untuk membangun tiga lokasi vaksinasi massal. Situs tersebut akan berada di daerah Dallas dan Houston dan akan dioperasikan oleh Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA), menurut rilis berita negara bagian.

Satu lokasi sudah dipastikan akan berada di markas tim sepak bola AS Dallas Cowboys di Stadion AT&T di Arlington, Texas.

Menurut Jeffrey Zients, koordinator Covid-19 Gedung Putih, setiap lokasi nantinya akan melalukan 10.000 suntikan perhari. Prosesnya sendiri akan berlangsung pada 22 Februari mendatang.



"Pemerintah federal juga berencana untuk membuka pusat vaksinasi di wilayah New York City di Brooklyn dan Queens pada 24 Februari, yang masing-masing akan dapat memberikan sekitar 3.000 suntikan sehari," kata Zients dalam pengumuman bersama dengan Gubernur New York Andrew Cuomo, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/2).

Sementara Cuomo mengatakan, bahwa kedua lokasi vaksinasi di New York akan menerima alokasi khusus vaksin dari pemerintah federal, dan dimaksudkan untuk memberi manfaat bagi warga kulit hitam dan Latin di New York yang telah terkena pandemi.

Pekan lalu, negara bagian California juga telah mengatakan bermitra dengan FEMA untuk membuka lokasi vaksinasi massal di Los Angeles dan Oakland, sebagai bagian dari program percontohan yang dimulai oleh pemerintahan Presiden Joe Biden.

Kedua negara bagian tersebut mengatakan tujuan program itu adalah untuk memastikan orang-orang di komunitas yang kurang terlayani memiliki akses ke vaksin.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya