Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Banyak Jamaah Tertular Virus Corona, Saudi Kembali Tutup Masjid

RABU, 10 FEBRUARI 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Arab Saudi kembali menutup sementara sebanyak 12 masjid, pasca ditemukannya 28 kasus infeksi virus corona di antara jamaah. Sehingga jumlah total masjid yang ditutup dalam dua hari menjadi 22.

Hal itu diumumkan oleh Kementerian Urusan Islam pada Selasa (9/2) waktu setempat. Mereka mengatakan akan membuka kembali masjid setelah otoritas terkait melakukan sanitasi komprehensif dan penerapan tindakan pencegahan Covid-19.

"Enam dari 22 masjid telah dibuka kembali," ujar Kementerian Urusan Islam, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (10/2).


Kementerian Urusan Islam menekankan kepada jamaah agar mematuhi tindakan pencegahan virus corona, saat mereka melakukan sholat dan menghadiri acara keagamaan di masjid, termasuk mengenakan masker, membawa sajadah sendiri, dan memastikan jarak fisik.

“Nasehat sepenuh hati kepada mereka yang mengunjungi rumah Tuhan: Jangan menjadi alasan untuk menutup masjid. Mengabaikan tindakan pencegahan yang dilakukan oleh pihak berwenang menjadi alasan utama penyebaran virus corona,” kata Menteri Urusan Islam Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh.

Arab Saudi telah menangguhkan pada bulan Maret semua sholat Jumat dan sholat harian di masjid-masjid di seluruh Kerajaan sebagai tindakan pencegahan Covid-19, dan membukanya kembali pada bulan Juni.

Hingga Selasa (9/2), Kerajaan telah mengkonfirmasi sebanyak 370.987 kasus Covid-19, 362.062 pasien pulih, dan 6.410 kematian.

Otoritas kesehatan baru-baru ini melaporkan lonjakan kasus virus corona. Infeksi harian Kerajaan sempat turun menjadi dua digit pada akhir minggu pertama Januari sebelum akhirnya naik kembali.

Kementerian Kesehatan mengaitkan peningkatan infeksi dengan pelanggaran tindakan pencegahan selama pertemuan sosial.

Menteri Kesehatan Tawfiq al-Rabiah memperingatkan masyarakat terhadap ketidakpatuhan terhadap tindakan pencegahan karena dapat memaksa pihak berwenang untuk memberlakukan penguncian kedua di seluruh Kerajaan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya