Berita

Banjir di Kabupaten Bekasi rendam rumah warga/Ist

Nusantara

Banjir Rendam 12 Kecamatan Bekasi, Lima Pasien Covid-19 Turut Dievakuasi

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 21:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Bekasi dievakuasi Satgas Penanganan Covid-19 lantaran kediamannya dilanda banjir.

Dari data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, setidaknya ada 5 pasien yang telah dievakuasi.

"Sudah ada lima pasien yang dievakuasi. Kami berharap tentu sudah tidak ada lagi yang dievakuasi sehingga bisa menjalani isolasi mandiri dengan baik,” kata Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (8/2).


Mereka yang dievakuasi rata-rata pasien dengan status orang tanpa gejala (OTG), sehingga menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

Karena intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, sejumlah daerah di Kabupaten Bekasi pun terendam banjir, tak terkecuali rumah para pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Alamsyah mengatakan, mereka yang dievakuasi berasal dari tiga titik, yakni di Tambun Selatan, Cikarang Timur, dan Cibitung. Selanjutnya mereka diantar untuk melanjutkan isolasi ke rumah sakit dan hotel.

"Kami evakuasi ke rumah sakit terdekat dengan lokasi dan hotel yang memang disiapkan untuk isolasi pasien tanpa gejala atau bergejala ringan,” lanjutnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, banjir merendam sedikitnya 12 kecamatan dengan ketinggian 30-150 sentimeter.

Selain itu, bencana angin puting beliung juga menyapu permukiman warga di Desa Tamansari, Kecamatan Setu.

Adapun 12 wilayah yang terdampak banjir dan genangan berada di Kecamatan Cibitung, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cikarang Utara, Cabangbungin, Pebayuran, Sukawangi, Sukakarya, Cikarang Timur, Sukatani, Babelan dan Muaragembong.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya