Berita

Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, Neil Samuel Rupidara dalam webinar ulang tahun pertama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)/RMOL

Kesehatan

Rektor UKSW: Covid-19 Itu Mahluk Yang Cerdas

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan pandemi Covid-19 yang masih melanda di Tanah Air tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, melainkan butuh peran serta dari semua pihak termasuk masyarakat.

Sebab dewasa ini, perkembangan virus corona terbilang sangat cepat menyebar.

"Virus corona, dia itu cerdas. Bisa dikatakan mahluk ini cerdas karena mutasinya sangat cepat," kata Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, Neil Samuel Rupidara di webinar dalam rangka Hari Ulang Tahun Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara virtual, Senin (8/2).


Namun sayangnya, kecepatan mutasi Covid-19 ini, kata Neil, tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap protokol kesehatan (Prokes) sebagai cara paling jitu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Saat ini, ia melihat kecenderungan masyarakat juga masih sulit beradaptasi dengan kondisi pandemi di mana mengharuskan untuk menjaga kesehatan.

"Kita masih gagal beradaptasi karena di publik masih terjadi pelanggaran protokol keksehatan. Sedangkan kita tahu virus ini cepat bermutasi," paparnya.

"Kita harus berlomba-lomba melawan virus satu ini," sambungnya.

Selain dari sisi masyarakat untuk taat terhadap protokol kesehatan, pemerintah juga perlu segera melakukan langkah-langkah inovasi agar ke depan bisa lebih siap dalam menghadapi kemungkinan wabah seperti halnya Covid-19.

"Pemerintah perlu membangun teknologi sains yang lebih maju dan harus berani berinvestasi secara strategis di bidang sains untuk ke depan. Tujuannya, kalau datang wabah seperti Covid-19 saat ini, kita jauh lebih siap dan responsif," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya