Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjadi pembicara di HUT JMSI ke-1/repro

Nusantara

Jakarta Bukan Menyerah Tapi Minta Pusat Bantu Daerah Tingkatkan Sarana Faskes

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluruskan terkait kabar  yang menyebut DKI Jakarta menyerah menangani Covid-19.

Kabar tersebut muncul usai Wakil Gubernur DKI Jakarta A Riza Patria mengatakan bahwa Gubernur Anies meminta pemerintah pusat mengambil alih koordinasi penanganan Covid-19. Namun, pernyataan A Riza Patria disalahartikan.  

DKI tidak pernah menyerah, menurut Anies, adapun maksud pernyataan itu lantaran perlunya dukungan bantuan bagi daerah-daerah selain Jakarta oleh pemerintah pusat, karena yang mampu untuk mengkoordinasikan ialah pemeritah pusat bukan daerah.


"Jakarta bukan angkat tangan bukan. Jakarta ingin daerah (luar Jakarta) meninkatkan sarana. Dan pemerintah pusat membantu menyiapkan fasilitas kesehatan di daerah penyangga Jakarta," kata Anies saat menjadi pembicara HUT Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ke-1, secara daring, Senin (8/1).

Hingga saat ini, sambung Anies, pihaknya sangat serius dalam menangani pandemi Covid-19 dan menyelamatkan warga dari bahaya virus asal Wuhan, Tingkok itu.

Untuk itu, kata Anies, Pemprov DKI Jakarta telah mengkonfersi 63 persen RS di DKI Jakarta untuk fokus dalam menangani Covid-19.

Anies membeberkan, pihaknya tidak hanya menambah kapasitas tempat tidur, tetapi juga menata manajemen RS sehingga dapat menangani Covid-19. Misalnya, menyiapkan laundry khusus.

"Kita juga menambah 1.500 tenaga kesehatan (nakes)," kata Anies yang hadir secara virtual.

Besaran konversi yang dilakukan ini melebihi aturan Menteri Kesehatan yang mensyaratkan minimal 40 persen kapasitas RS rujukan dikonversi untuk menangani Covid-19.

Selain itu, sambung Anies, saat ini ada 106 rumah sakit di Jakarta yang telah menjadi rujukan Covid-19.

"Komitmen kita untuk selamatkan warga dari Covid-19 itu serius. Benteng-benteng terakhir (RS) kita siapkan," pungkas Anies.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya