Berita

Vaksin Covid-19 AstraZeneca-Universitas Oxford/Net

Kesehatan

Penelitian: Kemanjuran Vaksin AstraZeneca Berkurang Pada Varian Baru Virus Corona

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 15:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin yang dikembangkan oleh produsen obat asal Inggris, AstraZeneca bersama Universitas Oxford tampaknya hanya memberikan perlindungan terbatas pada varian baru virus corona, khususnya yang ditemukan di Afrika Selatan.

Hal tersebut terlihat dari penelitian yang dilakukan oleh Universitas Witwatersrand dan Universitas Oxford yang dikutip Financial Times pada Jumat (5/2). Pihak AstraZeneca pada Sabtu (6/2) juga menyatakan hal serupa.

"Dalam uji coba fase 1/2 kecil ini, data awal telah menunjukkan kemanjuran terbatas terhadap penyakit ringan terutama karena varian B.1.351 Afrika Selatan," ujar jurubicara AstraZeneca, seperti dikutip AP.


Meski begitu, dari 2.026 peserta yang ikut dalam uji coba tidak ada yang dirawat di rumah sakit atau meninggal.

Dari beberapa varian yang muncul, yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah mereka yang diidentifikasi di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil karena memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi.

"Namun, kami belum dapat memastikan dengan tepat efeknya terhadap penyakit parah dan rawat inap mengingat sebagian besar subjeknya adalah orang dewasa muda yang sehat," lanjut jurubicara tersebut.

Perusahaan mengatakan yakin vaksinnya dapat melindungi dari penyakit parah, mengingat aktivitas antibodi penetral setara dengan vaksin Covid-19 lain yang telah menunjukkan perlindungan terhadap penyakit parah.

"Universitas Oxford dan AstraZeneca telah mulai mengadaptasi vaksin terhadap varian ini dan akan berkembang pesat melalui pengembangan klinis sehingga siap untuk pengiriman musim gugur jika diperlukan," lanjut jurubicara.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya