Berita

Banjir merendam ribuan rumah di Demak/RMOLJateng

Nusantara

Ribuan Rumah Di Demak Kebanjiran, Makin Hari Makin Meluas

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 17:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Intensitas hujan yang terus meningkat dalam sepekan mengakibatkan ribuan rumah di Sayung, Kabupaten Demak terendam banjir. Bahkan, hingga Jumat (5/2) sore, banjir terus meluas hingga di delapan dukuh di Desa Sayung.

Ribuan rumah di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak terjadi lebih awal dari tahun tahun sebelumnya.

Banjir yang pada pertengahan bulan Januari hanya merendam 3 dukuh, yakni, Dukuh Sayung Wetan, Dukuh Sayung Kulon, dan Dukuh Babadan, pada awal Februari, sudah meluas hingga 5 dukuh lainnya.


"Banjir kali ini terbilang terjadi lebih awal dari tahun yang lalu. Tanggul-tanggul yang dibangun tidak dapat menahan intensitas air yang terus meningkat, yang terjadi akibat dari sungai yang dibendung untuk proyek Tol Semarang-Demak," ujar Kepala Desa Sayung, Munawir diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Lima dukuh yang saat ini mulai terendam yakni, Dukuh Sayung Lor, Dukuh Sayung Kidul, Dukuh Ngepreh, Dukuh Lengkong, dan Dukuh Ngablaksari. Dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

"Untuk saat ini kami mengefektifkan seluruh mesin pompa di sembilan titik desa. Selain itu, warga juga meningkatkan pembangunan sabuk desa yang kami lakukan seminggu sekali. Dengan harapan, air bisa keluar dari pemukiman," tambah Munawir, yang rumahnya juga terendam banjir.

Saat ini, warga desa membutuhkan darurat bantuan penambahan mobil pompa sedot air, exavator anvibi untuk penguatan tanggul sabuk desa penahan banjir serta untuk normalisasi Sungai Gonjol yang sendimentasinya tinggi.

Selain rumah warga, banjir kali ini juga berdampak pada ratusan hektare lahan pertanian warga serta petambakan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya