Berita

Dokter kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO dalam program Bincang Sehat/RMOL

Kesehatan

Sehat Dan Bugar Yes, Ini Anjuran Terbaru WHO Soal Olahraga

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kesehatan merupakan hal yang tidak ternilai harganya, terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui tanah air hingga saat ini.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan di tengah pandemi juga merupakan bagian dari tanggungjawab setiap individu bukan hanya untuk menjaga dirinya, tapi juga keluarga dan lingkungan di sekitarnya.

Namun, apakah sehat saja cukup? Tentu saja tidak. Selain sehat, hal lain yang juga diperlukan adalah bugar.


Apa bedanya sehat dan bugar?

"Kita ambil contoh, ada orang yang baru selesai medical check-up dan dinyatakan sehat dan tidak ada Covid-19. Lalu dia ke kantor dan kebetulan lift kantor rusak, sehingga dia harus naik tangga tiga lantai. Sampai di atas, dia terengah-engah dan baru bisa mulai bekerja setelah setengah jam kemudian. Itu artinya apa? Dia sehat tapi tidak bugar," ujar dokter kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO dalam program Bincang Sehat bertajuk "Olahraga Anti Rumit Selama Pandemi" yang dilaksanakan oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Jumat (5/2).

"Dengan demikian, kita butuh bukan hanya sehat tapi juga bugar agar kita mampu melakukan pekerjaan dengan baik. Kalaupun capek setelah naik tangga, itu wajar. Namun orang yang bugar akan cepat recovery," sambungnya.

Karena itu dr. Michael menjelaskan bahwa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, salah satu faktor yang tidak boleh luput adalah melakukan olahraga dengan teratur, di samping juga menjaga pola makan dan gaya hidup.

Lalu, bagaimana intensitas olahraga yang tepat?

Merujuk pada anjuran terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per November 2020, kita harus olahraga 150 menit per minggu dengan intensitas sedang.

"Kok lama sekali Dok? Tidak, jika dalam satu minggu itu frekuensinya lima hari. Berarti setiap harinya cukup olahraga ringan sekitar 30 menit," papar dr. Michael.

"Itu pun masih bisa dicicil. Jadi jangan salah! Bukan hanya kredit dan belanja online yang bisa dicicil, olahraga juga, misalnya dibagi 10 menit, 10 menit dan 10 menit setiap hari. Tapi saya lebih suka diselesaikan langsung 30 menit itu," jelasnya.

"Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak berolahraga," demikian dr. Michael.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya