Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko/Repro

Politik

Rakyat Cenderung Pelupa, Moeldoko Tak Cukup Andalkan Panggung Demokrat Untuk 2024

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 17:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ramainya pembahasan isu kudeta Partai Demokrat tak akan berpengaruh besar kepada Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko jika benar-benar ingin mendapat panggung politik untuk Pilpres 2024.

"Moeldoko memang menjadi sorotan atas situasi yang menerpa internal Demokrat. Tapi ini tidak berdampak signifikan terhadap karier politik Jenderal Moeldoko," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2).

Terlebih, kata dia, gelaran Pilpres 2024 terhitung masih panjang. Peta politik menuju pesta demokrasi lima tahunan itu pun masih mudah berubah-ubah.


Akan tetapi, andai kata pemilihan presiden dilaksanakan tahun ini, manuver Moeldoko tersebut justru merugikan. Bila benar dirinya berada di balik isu kudeta Demokrat, maka sentimen negatif akan lebih besar dibanding positifnya.

"Kalau pilpres dilaksanakan bulan depan, maka itu bisa disebut gol bunuh diri," tegasnya.

Merujuk karakteristik pemilih Indonesia, Moeldoko juga butuh kerja ekstra bila benar-benar ingin bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

"Masyarakat terkenal pemaaf dan pelupa kalau dikasih 'permen'. Jadi kalau Jenderal Moeldoko berniat maju pada pilpres 2024 nanti, sekarang ada baiknya bekerja keras untuk mendapatkan perahunya (parpol) dan turun langsung menyapa rakyat," tutup Silaen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya