Berita

Goodie bag bansos/Net

Politik

Dugaan Keterlibatan Anggota DPR Inisial ACH Di Kasus Bansos Harus Ditindaklanjuti KPK

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 13:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk menindaklanjuti temuan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) soal dugaan keterlibatan anggota DPR RI dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos).

Dalam temuan itu, MAKI menyebut bahwa ada anggota DPR dari partai selain PDIP yang diduga juga terlibat dalam perkara yang menjerat Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial. Disebutkan bahwa politisi Senayan itu berinisial ACH.

Menanggapi hal tersebut, analis sosial politik dari  Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun mengurai bahwa korupsi bansos secara etis politik adalah skandal korupsi terbesar sepanjang sejarah Indonesia.


"Karena baru kali ini ada korupsi dana bansos yang seharusnya untuk orang miskin," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/2).

Dengan demikian kata Ubedilah, KPK harus membongkar keterlibatan pihak-pihak lainnya dalam perkara bansos ini.

“Harus dibongkar sampai keakar-akarnya, termasuk laporan dari MAKI perlu ditindaklanjuti oleh KPK," pungkas Ubedilah.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman membeberkan temuan barunya adanya keterlibatan ACH dalam korupsi bansos bersama dengan pejabat eselon 1 di Kementerian Sosial (Kemensos) berinisial PN.

Boyamin menyebut ada sekitar 12 perusahaan yang mendapatkan proyek bansos dengan kode "Bina Lingkungan" yang diinisiasi oleh ACH tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya