Berita

Vaksin Pfizer/Net

Kesehatan

Pfizer Cabut Pengajuan Aplikasi Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Di India

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 13:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer telah menarik aplikasi untuk izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang dikembangkannya bersama BioNTech di India.

Hal itu disampaikan oleh pihak Pfizer dalam sebuah pernyataan kepada Reuters pada Jumat (5/2).

Keputusan untuk menarik aplikasi tersebut dilakukan setelah pihak Pfizer melakukan pertemuan dengan regulator obat India pada Rabu (3/2).


"Berdasarkan musyawarah pada pertemuan tersebut, dan pemahaman kami tentang informasi tambahan yang mungkin diperlukan regulator, perusahaan telah memutuskan untuk menarik pemohonannya saat ini," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Pfizer.

Meski begitu, jurubicara Pfizer mengatakan, perusahaan tetap berkomitmen untuk membuat vaksin Covid-19 tersedia di India.

Pfizer sendiri menyerahkan aplikasinya kepada regulator obat India pada Desember 2020.

Sumber resmi menyebut, vaksin Covid-19 Pfizer belum bisa digunakan karena uji klinis tidak dilakukan pada populasi India sesuai dengan ketentuan khusus di bawah New Drugs and Clinical Trials Rules.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya