Berita

Vaksin Covid-19/Net

Kesehatan

Inggris Uji Coba Kombinasi Vaksin Covid-19 Pfizer Dan AstraZeneca

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris mulai meluncurkan uji coba penggunaan kombinasi vaksin pada Kamis (4/2), dengan menggunakan vaksin Covid-19 dari Pfizer dan AstraZeneca.

Dengan uji coba tersebut, para peneliti menyebut akan diketahui apakah vaksin Covid-19 dapat dilakukan dengan lebih fleksibel. Di mana suntikan dosis pertama dan kedua berasal dari merek berbeda.

Dimuat Reuters, data awal dari uji coba tersebut kemungkinan baru akan tersedia pada Juni.


Uji coba akan memeriksa respons imun dari suntikan dosis pertama Pfizer, yang diikuti oleh AstraZeneca, serta sebaliknya. Perbedaan waktu suntikan pertama dan kedua antara 4 hingga 12 pekan.

Uji coba sendiri akan dilakukan terhadap lebih dari 800 peserta, yang didominasi oleh orang berusia di atas 50 tahun. Percobaan tidak akan menilai kemanjuran keseluruhan dari kombinasi suntikan, tetapi para peneliti akan mengukur respons antibodi dan sel-T, serta memantau setiap efek samping tidak terduga.

Ahli vaksinasi dari Oxford, Matthew Shape yang memimpin percobaan mengatakan, hasil awal dapat menginformasikan penerapan vaksin pada paruh kedua 2021.

"Kami akan mendapatkan beberapa hasil, kami perkirakan, pada Juni atau sekitar itu akan menginformasikan penggunaan dosis penguat di masyarakat umum," ujar Shape.

Baik Pfizer maupun AstraZeneca sendiri menggunakan metode yang sama untuk membuat vaksin, yaitu mRNA.

Selain dengan Pfizer, kombinasi AstraZeneca dengan Sputnik V juga tengah diuji.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya