Berita

Ilustrasi

Nusantara

Pelaku Usaha Keluhkan Rencana Program 'Jateng Di Rumah Saja'

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 05:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengusaha menyebut program "Jateng Di Rumah Saja” yang direncanakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dikhawatirkan akan memberi dampak terhadap sektor ekonomi.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi mengatakan, walaupun hanya dua hari, penutupan kegiatan usaha akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

"Sektor konsumsi selama ini merupakan penopang dari pertumbuhan ekonomi dan memberi pengaruh cukup besar bagi dunia usaha,” ujar Frans dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (3/2).


Menurut dia, keputusan yang diambil gubernur tersebut harus diuji agar benar-benar jitu.

"Jangan sampai seperti PPKM jilid I yang masih saja tinggi penyebaran Covidnya,” katanya.

Seharusnya, kata Frans, dunia usaha tetap diberi diizinkan beroperasi dengan pembatasan yang cukup ketat.

"Saya jamin anggota-anggota kami sudah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,” tegasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya